BERITA

Smart Water System Indra Karya Raih Penghargaan BCOMSS 2021

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan di ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 2021 (BCOMSS) pada kategori Sustainablity Community Development and Involvement dengan peringkat Bronze melalui Program Smart Water System yang diberikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Penghargaan tersebut di terima langsung oleh Milfan Rantawi, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) pada acara BCOMSS 20/21 yang dihelat di Auditorium Telkom Hub Lantai 6, Jakarta Selatan dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

BCOMSS 20/21 merupakan ajang penganugerahan perdana yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang memiliki komitmen tinggi terhadap program komunikasi publik dan program sosial ekonomi yang selaras dengan program tujuan pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah.

Seluruh perusahaan BUMN turut berkompetisi pada ajang perdana BCOMSS 2021, Ajang penghargaan ini di bagi kedalam dua kategori yakni Kateogori Communications (komunikasi) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu Social Media and Corporate Campaign, Internal Communications Implementation dan Media Relation Management. Lalu, Kategori Sustainability (keberlanjutan) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu SME Development, Community Involvement and Development, dan Creating Shared Value (CSV). Tahapan penjurian dilakukan secara ketat oleh para dewan juri yang terdiri dari para pakar, akademisi dan praktisi di berbagai bidang seperti Najwa Shihab, Efendi Ghazali, Alex Deni, Arya Sinulingga, dan lainnya.

“Saya harus kembali menggarisbawahi kalau kita bicara communication dan sustainability tentu garis bawah yang terpenting adalah kepercayaan. Tidak mungkin kita bisa komunikasi dengan baik tapi kepercayaan rendah. Tidak mungkin juga kita lakukan sustainability yang baik tapi juga tidak dipercaya, sehingga pengelolaan ini perlu terprogram dan terencana dengan baik agar memiliki dampak langsung yang positif bagi seluruh masyarakat dan perusahaan,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (31/1).

Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang di terima ini merupakan hasil dari upaya inovasi Indra Karya dalam rangka mendukung Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang.

“Alhamdulillah, apresiasi dan penghargaan ini merupakan hasil dari upaya inovasi perusahaan yang dilakukan dalam rangka mendukung Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang, kami meluncurkan Smart Water System sebagai upaya untuk memperkuat komitmen kami pada program pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat secara berkelanjutan yang menjadi solusi bagi daerah yang mengalami kesulitan untuk mengakses air bersih” ujar Milfan.

Menurutnya, Penghargaan dibidang Sustainability Development & Involvement bagi Indra Karya yang merupakan BUMN Konsultan Konstruksi ini tentunya menjadi motivasi agar Indra Karya senantiasa dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negeri melalui inovasi-inovasi yang terus dikembangkan untuk memperkuat lini bisnis yang dimiliki seperti hal nya inovasi Smart Water System melalui lini bisnis Developer.

Sebagai infromasi tambahan Program Smart Water System ini merupakan teknologi karya insan Indra Karya yang terintegrasi dengan Smart Card dan dapat diterapkan pada desa-desa yang memiliki kesulitan akses air bersih dimana setiap warga di lokasi penerapan akan mendapatkan kartu semodel Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih sesuai kuota yang didapatkan secara adil dan merata melalui pembatasan kuota kebutuhan pengisian air dari masing-masing kepala keluarga yang akan terpotong secara otomatis setelah digunakan, dengan batas maksimal kuota harian untuk pengisian air bersih 100 L/hari bagi setiap Kepala Keluarga (KK), sedangkan teknologi mesin air disesuaikan dengan sumber air yang ada. Teknologi ini sudah mulai di implementasikan Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button