Jakarta, Bumntrack.co.id – Senior Director Transportation Danantara Asset Management, Wamildan Tsani Panjaitan, beserta jajaran, melakukan kunjungan kerja ke Angkasa Lounge di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (20/10).
Kunjungan ini merupakan bagian dari pemantauan dan evaluasi terhadap kualitas layanan InJourney Aviation Services (IAS), khususnya pada lini bisnis Cargo & Logistics, Hospitality, dan Operations Support.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk meninjau secara langsung kesiapan operasional, penerapan standar pelayanan, serta berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang dijalankan IAS Group dalam mendukung kelancaran ekosistem penerbangan nasional.
“Sebagai penyedia layanan aviasi terintegrasi, IAS memiliki peran strategis dalam mendukung operasional kebandarudaraan melalui berbagai layanan, mulai dari penanganan kargo dan logistik, pelayanan penumpang melalui fasilitas hospitality, hingga dukungan operasional bandara,” kata Direktur Utama IAS, Tri Andayani dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (21/10/26).
Pada lini bisnis Cargo & Logistics, lanjutnya, penguatan layanan mencakup efektivitas penanganan barang, efisiensi proses operasional, serta konsistensi penerapan standar kualitas untuk mendukung kelancaran rantai pasok logistik udara.
Sementara itu, pada lini bisnis Hospitality, perhatian diarahkan pada peningkatan pengalaman pelanggan (customer experience), kenyamanan fasilitas, profesionalisme petugas, serta kualitas pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa. Angkasa Lounge menjadi salah satu fasilitas yang merepresentasikan komitmen IAS dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkualitas.
Adapun pada lini bisnis Operations Support, kesiapan sumber daya manusia, keandalan dukungan operasional, dan efektivitas koordinasi menjadi aspek penting dalam memastikan seluruh layanan pendukung kebandarudaraan berjalan secara optimal.
“Pemantauan ini menegaskan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan standar pelayanan diterapkan secara konsisten di seluruh lini bisnis IAS Group. Evaluasi juga menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi peluang perbaikan, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat sinergi antarentitas dalam menghadirkan layanan aviasi yang terintegrasi,” jelasnya.
Bagi IAS, peningkatan kualitas layanan tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar operasional, tetapi juga pada penguatan daya saing perusahaan melalui inovasi, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, dan optimalisasi proses bisnis. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen IAS untuk menghadirkan layanan yang profesional, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
“Ke depan, IAS akan terus memperkuat standar kualitas pelayanan di seluruh lini bisnis sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan layanan sekaligus memperkuat kontribusi IAS dalam mendukung pertumbuhan ekosistem aviasi dan pariwisata nasional,” pungkasnya.








