Travoy, Aplikasi Jasa Marga yang Sederhana dengan Beragam Manfaat

Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Lebaran 2026
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Meskipun berfungsi untuk mempersingkat waktu perjalanan, kemacetan di jalan tol masih sering ditemui. Setiap kemacetan memiliki penyebab yang berbeda-beda atau tergantung dari waktu dan tempat.

Ada kemacetan yang dapat diantisipasi seperti saat rush hour atau libur Lebaran, namun ada juga yang tidak bisa diprediksi seperti kemacetan akibat kecelakaan di ruas jalan tol.

Hampir semua orang menghindari terjebak di dalam lautan kendaraan. Pemborosan penggunaan BBM, waktu yang terbuang percuma, serta tubuh kelelahan adalah tiga dari dampak buruk kemacetan di jalan raya.

Demi memberikan kenyaman bagi pengendara di jalanan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk meluncurkan aplikasi Travoy (Travel With Comfort and Joy) pada tahun 2019. Seiring waktu, Travoy mengalami pembaharuan (update) sehingga jumlah manfaat yang diterima oleh pengendara semakin besar.

Setelah mengunduh aplikasi dari Play Store (Android) atau App Store (Apple), pengendara perlu membuat akun untuk bisa memanfaatkan Travoy. Akun Gmail atau akun Facebook adalah opsi yang diperlukan untuk masuk ke tahap berikutnya. Terakhir, pengguna akan diminta untuk menyetujui kebijakan privasi (privacy policy).

Pada bagian atas layar, terdapat Traffic Info yang berfungsi memberikan informasi terkait gangguan di jalan tol berupa gangguan di lalu lintas (contohnya kecelakaan), pengalihan rute, dan rekonstruksi (Maintenance). Pengguna juga bisa mencari informasi lalu lintas yang terjadi di hari-hari sebelumnya maupun kondisi jalan tol secara langsung via CCTV jalan.

Di bawah fitur Traffic Info, ada tabel Top Service yang menyajikan beberapa fitur yang berfungsi untuk petunjuk atau bantuan bagi pengguna. Misalnya, jika terjadi kebingungan dalam menentukan rute perjalanan, pengendara dapat menekan fitur map. Travoy akan menyajikan peta jalan tol serta informasi-informasi yang penting seperti area kemacetan, rest area terdekat, maupun lokasi SPBU.

Fitur lain dalam tabel Top Service adalah Towing bila kendaraan yang sedang digunakan mengalami gangguan serius. Untuk memanfaatkan Towing, pengguna harus menuliskan nomor telepon.

Travoy juga memfasilitasi urusan keuangan pengendara melalui layanan Top Up dan Travoy Pay. Selain itu, ada fitur Toll Fee yang dapat digunakan untuk mengetahui tarif tol berdasarkan jarak tempuh dan golongan kendaraan.

Travoy juga memiliki fitur pencarian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Travoy tidak membiarkan penggunanya menavigasi jalanan secara sendiri. Di bagian bawah layar, terdapat nomor telepon dan kontak WhatsApp. Bahkan Travoy turut menyediakan fitur news bila pengguna ingin mengetahui kabar seputar dunia perhubungan/jalan tol di Indonesia.

Pengaturan aplikasi yang sederhana dan lengkap sangat berarti bagi pengguna jalan tol. Ketika seseorang memegang setir kendaraan, ada keinginan untuk mendapat petunjuk yang cepat dan akurat. Requirement memberikan nomor telepon dan menyalakan GPS/lokasi ponsel untuk merasakan manfaat Travoy terasa lebih praktis daripada memakai lebih dari satu aplikasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Salah satu pengguna Travoy, Ardiana bercerita bahwa fitur yang ada di travoy memudahkan untuk merencakan perjalanan keluar kota. Selain itu, dirinya juga bisa memperkirakan kebutuhan biaya tol yang diperlukan di kartu elektronik seperti EMoney.

“Melalui fitur CCTV aplikasi Travoy, saya jadi bisa merencanakan perjalanan, khususnya jam-jam sibuk. Saya juga bisa menghindari kemacetan di titik-titik tertentu, keluar GT sebelum titik tersebut,” terangnya di Jakarta, ditulis Kamis (30/4/26).

Saat arus mudik-balik lebaran 2026, lanjutnya, Aplikasi Travoy memudahkan untuk mengetahui kepadatan rest area. “Jika padat, ya saya liat next rest area, agar tidak lama menunggu masuk antrian ke rest area,” terangnya.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan terdapat lima fitur yang paling diminati pengguna selama periode tersebut, yaitu CCTV jalan tol real time, tarif tol, peta, rest area, dan resi digital. Aplikasi Travoy mencatat peningkatan penggunaan hingga 300 persen selama periode Lebaran. Hal tersebut menunjukkan aplikasi Travoy banyak digunakan penguna jalan tol untuk perjalanan.

“Fitur CCTV jalan tol real time menjadi fitur yang paling favorit dengan 3,59 juta kali diakses. Ini menunjukkan kebutuhan pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time sehingga dapat menentukan waktu dan rute perjalanan yang lebih optimal, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran. Kemudian diikuti dengan fitur tarif tol sebanyak 500 ribu kali akses, fitur peta 240 ribu kali, fitur informasi rest area 138 ribu kali, dan fitur resi digital 103 ribu kali,” ujar Rivan di Jakarta, Kamis (16/4/26).

Travoy juga memiliki Fitur Red Zone sebagai informasi titik rawan kecelakaan, serta framing CCTV pada menu Traffic Info yang menyesuaikan otomatis dengan event tertentu seperti rekayasa lalu lintas atau gangguan lalu lintas.

Penulis: Jovan. A. Radjawane
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.