BERITA

Triwulan III/2019, Bank Mandiri Bukukan laba Rp20,3 Triliun

Jakarta, Bumntrack.co.id – Di tengah ketatnya persaingan dan likuiditas ditambah dengan kondisi makro ekonomi global yang belum membaik, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. membukukan laba sebesar Rp20,3 triliun, naik 11 persen pada triwulan III/2019 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun.

“Ada dua hal yang memangaruhi yakni proyeksi pertumbuhan segmen konsumer yang tidak sesuai ekspektasi dan segmen korporasi yang tumbuh satu digit,” kata Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi di Jakarta, Senin (28/10).

Pada kuartal III tahun 2019, penyaluran kredit ditopang oleh dua segmen utama yakni Corporate dan Retail terutama kredit Mikro dan Consumer. Kredit di segmen korporasi mencapai ending balance Rp301,8 triliun atau tumbuh rata-rata 5,72% (YoY). Untuk segmen Mikro, ending balance penyaluran kredit mencapai Rp116,4 triliun, tumbuh rata-rata 19,4% (YoY), sementara pada segmen Consumer mencapai ending balance Rp 88,5 triliun atau tumbuh 4,1% (YoY),” tambahnya.

Untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan, Bank Mandiri juga menjaga komposisi kredit produktif seperti kredit investasi dan modal kerja, dalam porsi yang signifikan, yakni 81,49% dari total portofolio. Pada triwulan ini, penyaluran kredit investasi mencapai Rp251,07 triliun dan kredit modal kerja sebesar Rp342,3 triliun.

Sedangkan pengumpulan dana murah perseroan tercatat mencapai Rp567,5 triliun. Pertumbuhan ini bertumpu pada penghimpunan tabungan sebesar Rp302,9 triliun atau tumbuh 2,3% (YoY), dan giro yang mencapai sebesar Rp214,1 triliun atau tumbuh 9,2% (YoY).

Kontribusi Dana Pihak Ketiga (DPK) Perusahaan Anak juga terus membaik. Pada periode ini, kontribusi DPK perusahaan anak mencapai Rp107,3 triliun atau tumbuh 13,5% (YoY). Jika jumlah tersebut dikonsolidasikan, maka total Dana Pihak Ketiga Bank Mandiri beserta dengan Perusahaan Anak mencapai Rp891,2 triliun, naik 7,2% dari September 2018.

“Saat ini, permodalan dan likuiditas kami berada pada situasi yang sangat baik dengan rasio CAR Bank Only di 22,50% dan rasio RIM di 91,72%. Rasio yang sangat baik ini jelas akan meningkatkan optimisme kami untuk bisa menjaga sustainabilitas kinerja,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan DPK, Bank Mandiri juga terus meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah yang diwujudkan melalui kemudahan bertransaksi lewat jaringan online dengan nilai transaksi e-channel mencapai Rp560 triliun tumbuh 6,7% YoY serta didukung 31,7 juta registered e-channel user yang tumbuh 10,0% YoY.

Tercatat, Mandiri Online kini telah memiliki 2,77 juta aktif user. Saat ini Bank Mandiri bersinergi dengan beberapa BUMN telah memiliki aplikasi pembayaran berbasis mobile dan QR, LinkAja, yang diharapkan dapat menjadi national champion pembayaran digital.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close