Wamen ESDM Yuliot: Ketersedian Energi Merupakan Peningkatan Peradaban

Wamen ESDM
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Indonesia EBTKE Conference and Exhibition ke-12 (IndoEBTKE ConEx 2026) telah resmi dimulai. Selama dua hari (2-4 September 2026), ribuan pengunjung akan datang ke Jakarta International EXPO (JIEXPO) untuk mendengarkan sejumlah panel diskusi maupun menyaksikan ekshibisi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia Norman Ginting serta Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi, diselingi dengan penandatangan beberapa kesepakatan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak bisa hadir karena tugas kenegaraan sehingga penyambutan dilaksanakan oleh Wakil Menteri (Wamen) ESDM Yuliot Tanjung.

Pemerintah memandang energi sebagai salah satu sektor yang vital untuk keberlangsungan bangsa. Oleh karena itu, IndoEBTKE ConEx 2026 diharapkan menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan dalam mendorong hilirisasi, kemajuan ilmu pengetahuan, dan topik-topik yang berkaitan.

“Ketersedian energi merupakan peningkatan peradaban,” ujar Wamen ESDM, Yuliot.

Ketidakstabilan geopolitik semakin menegaskan pentingnya kemandirian energi. Konflik bersenjata di Ukraina dan Timur Tengah mengakibatkan rantai pasok global terganggu sekaligus inflasi.

Harga energi berpengaruh pada industrialisasi. Contohnya Pakistan, negara yang mampu membangun industri manufaktur setingkat UMKM karena tarif listrik yang murah.

“Kapasitas listrik yang terpasang di Pakistan adalah skitar 50 gigawatt (GW). Sekitar 17 GW berasal dari PLTN, dan hampir 17 megawatt (MW) berasal dari PLTA,” jelasnya.

Bila program hilirisasi terealisasi, Indonesia berpeluang untuk mendulang investasi USD618 miliar, mencatat nilai ekspor USD857,9 miliar, menghasilkan PDB USD235,9 miliar, serta membangun sekitar 3 juta lapangan pekerjaan.

Namun, Yuliot juga mengakui adanya kendala-kendala, terutama soal rendahnya jumlah wirausahawan di Indonesia dan mutu pendidikan yang belum memadai.

“Ketahanan energi bukan hanya tugas pemerintah. Ini tugas kita bersama,” tuturnya.

Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.