BERITACSR

Wujudkan Generasi Unggul, AP II Halim Perdana Kusuma Bantu Pembangunan Ruang Kelas MTsN 30 Jakarta

Jakarta, Bumntrack.co.id – Meskipun Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19, PT Angkasa Pura II (Persero) Bandar Udara Halim Perdana Kusuma terus berkomitmen memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar. Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), PT Angkasa Pura II (AP II) Halim Perdana Kusuma melakukan peresmian program monumental tahun 2020 berupa pembangunan ruang kelas MTsN 30 Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

“Pada hari ini, kami dari PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdana Kusuma menyerahkan bantuan Program Bina Lingkungan yang bersifat monumental sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Jakarta Timur. Bantuan ini juga sebagai usaha memupuk silaturahmi Bandara Halim Perdana Kusuma dengan Pemkot Jakarta Timur dan masyarakat sekitar,” kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdana Kusuma, Marsma TNI Nandang Sukarna di Jakarta, Rabu (10/2).

Pembangunan satu unit ruang kelas yang berada di Jalan Masjid Al-Akbar No.51, Munjul, Cipayung Jaktim tersebut dilaksanakan selama 45 hari kerja dengan menelan biaya Rp241.197.000. Bantuan pembangunan ruang kelas tersebut bukan merupakan pembangunan pertama yang dilakukan AP II Halim Perdana Kusuma. Sebelumnya, AP II Halim Perdana Kusuma telah membangun satu unit ruang laboratorium bahasa MTsN 6 Condet senilai Rp245 Juta dan Ruang Kelas belajar MTsN 29 Cipayung senilai Rp220 Juta.

“Penetapan bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan kebutuhan sehari-hari. Ada permintaan dari masyarakat dengan mempertimbangkan kebutuhan yang ada. Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Timur dan masyarakat sekitar yang selama ini mendukung Angkasa Pura II Bandara Halim Perdana Kusuma,” jelasnya.

Untuk diketahui, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) AP II Bandara Halim Perdana Kusuma sejak tahun 2002 sampai tahun 2020 telah menyalurkan bantuan mencapai Rp32 miliar dengan tujuh program antara lain bantuan bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, bantuan kesehatan, bantuan sarana dan prasarana umum, bantuan sarana ibadah, pelestarian alam dan pengentasan kemiskinan.

“Sejak 2020, AP II Halim Perdana Kusuma telah memberikan bantuan Program Bina Lingkungan sekitar Rp17 miliar. Selain itu, untuk mengembangkan dan memberdayakan ekonomi sosial masyarakat melalui UMKM, Angkasa Pura II Bandara Halim Perdana Kusuma telah menyalurkan program kemitraan sekitar Rp15 miliar. Sehingga total PKBL mencapai Rp32 miliar,” terangnya.

Dasar dari pelaksanaan program tersebut yaitu Peraturan Menteri BUMN, PER:02/MBU/04/2020: tentang Program Bina Lingkungan dan peraturan Direksi PT Angkasa Pura II nomor: PD/05.07/04/2020/0015 tentang pedoman program kemitraan dan Program Bina Lingkungan PT Angkasa Pura II.

Vice President of Corporate Financial Control PT AP II, Amrizal berharap bantuan pembangunan ruang kelas tersebut dapat turut meningkatkan tingkat pendidikan dan ekonomi masyarakat. Dirinya mengapresiasi Bandara Halim Perdana Kusuma masih konsisten memberikan bantuan meskipun secara umum, Angkasa Pura II mengalami penurunan pendapatan 30 persen karena Pandemi Covid-19.

“Ini merupakan bantuan pemerintah lewat BUMN melalui bina lingkungan. Semoga bermanfaat dan para siswa agar belajar lebih baik lagi. Mudah-mudahan menghasilkan pemimpin generasi bangsa yang lebih baik dan generasi unggul,” tambahnya.

Salah satu perwakilan Kementerian Agama, H Syafei mewakili Kepala Sekolah MTsN 30 Jakarta berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Selama ini, kebutuhan ruang kelas selalu kurang. Beberapa tahun kemarin (sebelum Covid-19) peminat yang ingin sekolah mencapai ribuan, sedangkan kapasitas yang ada hanya 150 anak.

“Bantuan ini bermanfaat sekali untuk menampung siswa yang ingin mencari ilmu agama,” jelasnya.

Walikota Jakarta Timur dalam sambutannya berharap bantuan yang diberikan Angkasa Pura II Halim Perdana Kusuma terhadap masyarakat sekitar dapat terus berlanjut. Pasalnya, bantuan tersebut bermanfaat bagi santri dan guru. “Pembangunan ruang kelas ini diharapkan dapat membantu menghasilkan siswa yang unggul dan berbudi pekerti baik,” kata Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button