BERITA

BRI Sediakan Funding Facility Rp4 Triliun Kepada PNM

Jakarta, Bumntrack.co.id – Setelah resmi menjadi induk holding Ultra Mikro, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyediakan funding facility kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Seperti diketahui, pembentukan ekosistem ultra mikro akan memperkuat perjalanan BRI dalam mencapai visi sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion. Diharapkan, pencapaian ini akan meningkatkan value yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders.

Melalui kinerja yang solid, ketiga perusahaan tersebut juga terus berupaya memperkuat sumber pendanaan untuk penyaluran kredit dengan tingkat risiko yang lebih terkendali. Ketiga Entitas terus berupaya untuk mendapatkan sumber pendanaan yang kompetitif yang dapat menurunkan Cost of Fund (CoF) perusahaan.

“BRI terus berupaya untuk dapat memperoleh sumber dana murah, seperti Giro dan Tabungan. Hal ini penting sebagai upaya menurunkan CoF BRI. Apabila CoF BRI dapat terus ditekan maka BRI dapat memberikan funding facility kepada PNM dengan rate yang kompetitif. Dukungan yang kami berikan ini tentunya dengan mempertimbangkan kebutuhan PNM terutama terkait rencana rekomposisi struktur funding, rencana ekspansi bisnis PNM, serta kebutuhan likuiditasnya,” kata Direktur Keuangan BRI, Viviana Kumalasari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (20/12).

Direktur Bisnis Wholesale & Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto yang hadir dalam kegiatan penandatanganan komitmen Funding Facility tersebut. Agus membenarkan bahwa Funding facility bagi PNM sebesar Rp 4 triliun untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat ultra mikro sebanyak-banyaknya dengan biaya seminimal mungkin.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi juga menuturkan, dukungan funding facility sebagai upaya penekanan CoF ini akan berdampak positif terhadap efisiensi struktur biaya dana PNM. Bunga pembiayaan kepada nasabah, tentunya secara bertahap akan menjadi lebih rendah sehingga manfaat layanan juga akan meningkat dan semakin dirasakan nasabah.

“Sebagai salah satu formulasi penurunan CoF, nasabah di segmen ultra mikro akan semakin merasakan manfaat berupa bunga kredit yang lebih ramah,” tutur Arief Mulyadi.

Sebagai informasi, PNM sendiri telah memperoleh kenaikan rating dari A menjadi AA sehingga dapat mempengaruhi sentimen positif pasar saat menerbitkan obligasi. Arief menambahkan, ke depan PNM bersama BRI akan terus bersinergi sebagai bentuk keberpihakan terhadap keberlanjutan sektor ultra mikro.

Artikel Terkait

Back to top button