KOLOM PAKAR

BUMN Bagus

Oleh: Dr. Handito Joewono

          CEO dan Chief Strategy Consultant ARRBEY

Tugas sebagai pengarah Good Design Indonesia Award 2019 dan penyelenggara Indonesia Fashion and Craft Award 208 yang antara lain menghantarkan saya dan tim menghadiri penganugerahan Golden Pin Design Award 2018 di Taipei dalam beberapa bulan terakhir ini memberi kesempatan menikmati karya-karya desain yang bagus.  Bisa “bagus” dari sisi desain penampilan yang enak dipandang, bisa bagus dalam fungsi atau penggunaan bahan baku, dan bahkan bisa bagus dalam konsep membangun komunitas sadar desain seperti yang menjadi juara Good Design Award atau “G-Mark” Jepang tahun 2018. Penghargaan good design tidak bisa dilepaskan dari karya inovasi, dan bahkan esensi good design adalah inovasi.  Salah satu BUMN kebanggaan kita, PINDAD, mendapat penghargaan Best GDI 2019 melalui karya Riool dan Motor BLDC 5KW.

BUMN Branding and Marketing Award yang diselenggarakan Majalah BUMN Track bekerjasama dengan Arrbey Consulting pada tahun 2019 ini mengangkat tema “Beyond Innovation on Branding and Marketing”.  Tentu kita semua ingin para BUMN semakin inovatif, mem-branding inovasinya dan mendayagunakan inovasi tersebut untuk menggerakkan konsumen bertransaksi melalui program marketing.  Inovasi bisa dilakukan pada proses branding dan marketing, dan sekaligus proses dan karya inovasi perlu di-branding dan didayagunakan untuk marketing.  Inovasi menjadi kata kunci untuk memenangkan kompetisi yang semakin “pro-konsumen”.  

Inovasi saya redefinisi sebagai redesign process to create a new thing and having greater value added and more sustainable. Terdapat lima kata kunci pada redefinisi “innovation” yaitu: redesign, process, create a new thing, greater value added dan more sustainable.  Inovasi memang tidak hanya menghasilkan sesuatu yang baru. Inovasi adalah proses yang diredisain.  Karena inovasi adalah “proses”, maka karya inovasi bukanlah ‘keharusan’ pada inovasi. Tidak heran ada kalanya karya inovasi seperti biasa-biasa saja karena redesainnya tidak berfokus pada produk barang hasil akhir tetapi pada proses produksi atau sesuatu yang terkait dengan pemasaran atau pembayaran.  

Redesain bisa dilakukan pada keseluruhan proses pengembangan sesuatu yang baru.   Dengan menggunakan kerangka konseptual The 5 Arrows of Innovation Cycle, ada lima langkah strategis inovasi. Redesain pada inovasi tidak semata-mata redesain produk, tetapi bisa terjadi pada redesain riset dalam rangka memahami perubahan, redesain penciptaan ide, redesain pengembangan konsep dan sampai desain peluncuran hasil inovasi.   Sesuatu yang baru sebagai karya inovasi bisa berupa produk barang baru, layanan baru, model bisnis baru, sistem produksi baru, promosi baru, sistem pembayaran baru dan sesuatu yang baru lainnya.  

Greater value added bisa berupa didapatkannya manfaat lebih besar atau kualitas produk yang lebih baik atau terjadinya efisiensi biaya. Pada promosi fintech yang sekarang sedang marak, konsumen mendapat manfaat berupa cash back sampai di atas 50 persen sehingga untuk produk  yang sama konsumen membayar lebih murah. Promo bundling cash back e-wallet seperti dilakukan LinkAja untuk pemesanan  kuliner dengan delivery membuat konsumen mendapat tambahan manfaat ganda berupa produk di antar dengan harga lebih murah. 

More sustainable pada inovasi berkaitan dengan peningkatan kemampuan bersaing yang berkelanjutan mengingat saat ini tingkat kompetisi semakin ketat sehingga makin besar kemungkinan gagal bagi perusahaan atau produk. Inovasi membuat perusahaan atau produk ‘tidak mudah mati’ karena konsumen masih bisa berharap ada sesuatu baru yang akan dihadirkan sehingga tetap menjaga kesetiannya. More sustainable juga dimaknai oleh diberikannya perhatian lebih besar pada lingkungan yang berkelanjutan. 

Beyond Innovation

Inovasi merupakan sebuah proses yang berkelanjutan, sehingga kita tidak bisa mengharapkan lahirnya karya inovasi hanya dari ‘semedi semalam suntuk’.  Pengalaman yang baru saya alami beberapa hari lalu di saat sosialisasi BUMN Branding and Marketing Award 2019 bisa menjadi salah satu contoh bahwa inovasi membutuhkan komitmen dan keterpaduan seluruh komponen perusahaan atau organisasi.

Baru beberapa menit acara sosialisasi BUMN Branding and Marketing Award 2019 usai dan hanya selang beberapa detik saya duduk di kursi empuk Hotel Sari Pacific ketika handphone saya berdering dan di seberang sana salah satu kawan saya yang Deputi Menteri di salah satu kementerian berucap “Saya sudah kirim uangnya ya”. Nah loh.  Ketika saya bertanya itu uang apa, langsung kawan saya sadar bahwa dia telah terpedaya oleh seseorang yang mengaku sebagai Handito dan meminta kiriman uang.  Masih di ruangan sosialisasi, segera saya kirim WA ke beberapa kenalan saya di Bank BNI yang menjadi bank penerima kiriman uang tersebut. 

Sebagian besar dari delapan orang pimpinan dan staf Bank BNI yang saya kenal langsung merespon pesan WA saya dalam hitungan menit dan beberapa di antaranya langsung menelpon.  Kita paham Bank BNI merupakan salah satu bank nasional yang mendayagunakan teknologi digital dengan baik dan telah melahirkan banyak karya inovasi. Tidak sampai satu jam, sambil kami melakukan pertemuan evaluasi permasalahan tersebut sudah menemukan titik terangnya.  Dalam hitungan beberapa jam, sebelum saya sampai di acara selanjutnya sore hari itu, semua persoalan sudah terselesaikan.    

Terasa betul Bank BNI bisa mendayagunakan inovasi berbasis teknologi untuk memberi greater value added buat nasabah. Tidak hanya pemanfaatan teknologi yang menghasilkan inovasi pelayanan, terasa betul beyond innovation berupa adanya korsa pelayanan pelanggan yang berpadu dengan keinginan memberikan yang terbaik bagi perusahaan dan pelanggan.  

Setelah kasus bisa terselesaikan dengan baik dan cepat dalam hitungan jam, salah satu staf BNI menginfokan di WA group yang kami buat untuk menyelesaikan masalah bahwa hari itu adalah Ulang Tahun Bank BNI. Saya langsung minta maaf karena sudah merepotkan dan sekaligus mengungkapkan kebanggaan bahwa di tengah suasana dan perayaan ulang tahunnya, tim inovatif Bank BNI masih sempat dan terasa sekali ingin memberi greater value added bagi pelanggannya. Selamat Ulang Tahun Bank BNI ! Kami janjian akan cari waktu untuk kumpul di Warung Soto H. Ngatidjo langganan saya di daerah Roxy untuk saling lebih kenal dan mensyukuri selesainya permasalahan dengan mendayagunakan inovasi.

Branding and marketing tidak selalu berbiaya besar. Inovasi bisa menjadi “what to say” dan “how to say” yang efektif dan efisien untuk memberikan nilai tambah buat pelanggan dan peningkatan daya saing perusahaan. Selamat menikmati “Beyond Innovation on Branding and Marketing” dan mengikuti BUMN Branding and Marketing Award 2019.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close