arestepahlevi

LENSA

KRISIS KOMUNIKASI COVID-19

Oleh: Akhmad Kusaeni Sebelum Presiden Jokowi mengumumkan ada dua kasus positif Corona Virus di Indonesia pada 2 Maret 2020, kebingungan…

Baca Selengkapnya »
BERITA

Eksistensi BUMN Peraih Laba

Meski masih banyak BUMN yang belum maksimal memberikan kontribusi  terhadap pendapatan negara, namun per September 2019 setidaknya masih ada 15…

Baca Selengkapnya »
KOLOM PAKAR

Mencari Peran BUMN dalam Manajemen Penanggulangan Bencana Negara

Oleh: Dr. Dianta Sebayang Direktur Eksekutif Socio Economic and Educational Business Institute Indonesia dan Kepala Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis…

Baca Selengkapnya »
KOLOM PAKAR

Peran BUMN Mendorong Inklusi Keuangan

Oleh : Irvan Rahardjo Pendiri KUPASI ( Komunitas PenulisAsuransi Indonesia ) Presiden Jokowi menilai indeks literasi keuangan di Tanah Air…

Baca Selengkapnya »
BERITA

Nasib BUMN di Antara Penugasan dan Regulasi

Bulog menanggung beban utang Rp 28 triliun dengan bunga mencapai Rp 9-10 miliar per hari lantaran pelepasan cadangan beras pemerintah…

Baca Selengkapnya »
KOLOM PAKAR

BUMN Harus Punya New Way of Thinking

Berbagai langkah yang dilakukan oleh Kementerian BUMN dalam mengelola BUMN  bukanlah untuk kepentingan jangka pendek. Kami sangat mengharapkan apa yang…

Baca Selengkapnya »
KOLOM PAKAR

BUMN harus Ciptakan Value Creation

Oleh: Dr. Toto Pranoto Managing Director LM FEB Universitas Indonesia Bila berbicara mengenai BUMN yang merugi saya kira kita bisa…

Baca Selengkapnya »
KOLOM PAKAR

Membangun Kharisma

Oleh: Andi Ilham Said, Ph.D     Direktur Utama PPM Manajemen 2009-2011 Ada orang berbicara berjam-jam terihat datar, biasa-biasa saja. Sebaliknya,…

Baca Selengkapnya »
BERITA

BUMN Dipangkas Agar Lebih Fokus

Kementerian BUMN bakal memangks sejumlah BUMN hingga tinggal 100-an perusahaan. Tujuaannya, agar pengelolaan lebih fokus bisa memberikan  kontribusi seoptimal mungkin.…

Baca Selengkapnya »
BERITA

Jurus Berkelit BUMN Pailit

Sejumlah BUMN yang sempat merugi  bahkan pernah dipailitkan kini berupaya melepas predikat tersebut. Cap “merugikan keuangan negara” bisa disebabkan dua…

Baca Selengkapnya »
Back to top button
Close