Jakarta, Bumntrack.co.id — PT PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Srikandi PLN Indonesia Power menyelenggarakan kegiatan inspiratif dalam rangka memperingati Hari Kartini sekaligus menguatkan peran perempuan di era modern.
Kegiatan bertema “The Real Journey of Woman Leaders: Breaking Barriers, Building Respect” ini dilaksanakan di Kantor Pusat PLN Indonesia Power, Jakarta dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta seluruh insan Srikandi PLN Indonesia Power.
Acara ini dihadiri oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Sripeni Inten Cahyani, Founder Women in Energy Rina Santi Sijabat, Ketua Harian Srikandi PT PLN (Persero)/EVP Energy Transition and Sustainability Kamia Handayani, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Indonesia Power Endang Astharanti serta Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga Julita Indah, bersama jajaran senior leader dan insan Srikandi PLN Indonesia Power.
Kegiatan dilaksanakan pada siang hingga sore hari melalui Sharing Session yang menghadirkan Julita Indah, Sripeni Inten Cahyani, dan Rina Santi Sijabat sebagai narasumber. Diskusi ini menyoroti peran perempuan dalam dunia kerja modern, bagaimana menghancurkan batasan yang ada sekaligus membangun rasa saling menghormati, dengan menekankan pentingnya keberanian, kompetensi, dan kolaborasi lintas peran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Harian Srikandi PT PLN (Persero)/EVP Energy Transition and Sustainability Kamia Handayani menegaskan pentingnya keberlanjutan peran dan dampak kepemimpinan perempuan.
“Ketidaksetaraan tidak boleh lagi menjadi isu tersembunyi; dengan ruang, kebijakan, dan dukungan yang telah disediakan, kini saatnya kita melangkah lebih jauh—bukan hanya menjadi bagian dari sistem, tetapi menjadi pemimpin yang memberi dampak, membuka jalan, dan menguatkan satu sama lain bagi generasi berikutnya.” ujar Kamia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/5/26).

Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan bahwa kegiatan Srikandi menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya inklusif dan kepemimpinan perempuan di lingkungan perusahaan.
“Melalui kegiatan Srikandi ini, kami menegaskan komitmen bahwa kesetaraan dan pemberdayaan perempuan bukan sekadar kebijakan, tetapi bagian dari budaya kerja perusahaan. Kami percaya, ketika perempuan diberi ruang untuk berkembang dan memimpin, maka organisasi akan tumbuh lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan, serta mampu menghadirkan dampak nyata bagi perusahaan dan masyarakat.” ujar Bernadus.
Upaya ini juga diperkuat melalui berbagai inisiatif strategis yang mendorong peningkatan kapasitas, kepercayaan diri, serta peran aktif perempuan di seluruh lini perusahaan. Senada dengan Direktur Utama PLN IP, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Indonesia Power Endang Astharanti menegaskan bahwa komitmen perusahaan tentang pengarusutamaan gender harus didukung peran aktif perempuan diseluruh lini perusahaan.
“Semangat Kartini hari ini tidak lagi hanya tentang membuka akses bagi perempuan, tetapi tentang bagaimana kita berani melampaui batas dalam diri, mengambil peran kepemimpinan, dan memberikan dampak nyata. Perusahaan telah menghadirkan ruang, kesempatan, dan lingkungan yang inklusif—maka kini saatnya kita mengisi peran tersebut dengan percaya diri, terus berkembang, dan berkontribusi secara aktif, baik di level korporasi maupun hingga ke proses bisnis dan proyek.” ujar Endang.
Kegiatan ini menegaskan komitmen PLN Indonesia Power untuk terus membangun budaya kerja yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus mendorong hadirnya pemimpin perempuan yang tangguh, berintegritas, dan berdaya saing. Semangat Kartini dihidupkan sebagai energi penggerak bagi Srikandi PLN Indonesia Power untuk berkontribusi nyata dalam transformasi bisnis dan pembangunan energi nasional.








