BERITA

ID FOOD Sinergi dengan LPDP Kemenkeu Percepat Swasembada Garam dan Gula

Bumntrack.co.id. Jakarta – BUMN Holding pangan ID FOOD dan LPDP Kementerian Keuangan bersinergi untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui riset dan inovasi pangan.

“Kerja sama LPDP dengan BUMN ID FOOD ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa perlu adanya kolaborasi antara kementerian dan lembaga, melakukan konsolidasi data, konsolidasi policy, dan juga konsolidasi dari pelaksanaan atau implementasi,” kata Direktur Fasilitasi LPDP, Wisnu Sardjono mewakili Direktur Utama LPDP dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (14/12/22).

LPDP mengapresiasi BUMN holding pangan ID FOOD yang memiliki semangat dalam mendorong terwujudnya swasembada garam dan swasembada gula sebagai upaya untuk mewujudkan kedaulatan pangan garam dan gula nasional.

Pemerintah melalui Perpres Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional mengamanahkan agar paling lambat tahun 2024 kebutuhan garam nasional harus dapat dipenuhi dalam negeri. Kerja sama antara LPDP dan ID FOOD ini diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya garam di bawah permukaan yang nantinya dapat diolah menjadi garam yang tidak tergantung pada cuaca.

“LPDP menerima usulan sinergi pendanaan riset dari ID FOOD untuk inovasi komoditas garam dan gula. Di komoditas garam, ID FOOD akan riset sumber garam atau air brine di Madura untuk mendukung swasembada garam Indonesia, begitupun di komoditas gula, ID FOOD mengusulkan sinergi pendanaan riset pengembangan varietas tebu unggul untuk potensi rendemen dan produksi tinggi untuk mendukung swasembada gula nasional,” jelasnya.

Direktur Utama Holding pangan ID FOOD, Frans Marganda Tambunan menambahkan kerja sama ini sebagai upaya memperkuat riset dan inovasi untuk mewujudkan kemandirian pangan lokal dan ketahanan pangan. “ID FOOD melalui RNI Food Research Institute/RFRI juga bersinergi dan berkolaborasi dengan riset institute BUMN, perguruan tinggi, yang berkeseimbangan guna meningkatkan ekosistem inovasi di Indonesia dan daya saing BUMN,” kata Dirut Holding pangan ID FOOD, Frans Marganda Tambunan.

Hal ini sebagaimana arahan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa BUMN harus lebih fokus pada pertumbuhan bisnis positif dan aspek komersialisasi dari inovasi. Sejalan dengan aspirasi tersebut, Menteri Erick pun berharap BUMN terus berbenah diri dalam mengakselerasi riset dan inovasi sesuai dengan kompetensi dan relevan dengan bisnis utamanya.

LPDP Kementerian Keuangan dan BUMN ID FOOD menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama pendanaan riset dan kerja sama kegiatan lainnya dalam mendukung transformasi pangan.

Seremonial penandatanganan dihadiri oleh Direktur Fasilitasi Riset dan Wisnu Sardjono Soenarso dan Direktur Investasi LPDP Kementerian Keuangan, Muhammad Oriza. Turut hadir Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi, Adhi Cahyono Nugroho dan Direktur SDM Holding pangan ID FOOD, Endang Suraningsih.

Sebagai dukungan dalam berswasembada garam dan gula melalui karya dan inovasi, ID FOOD turut memberikan apresiasi kepada inovator-inovator ID FOOD Group yang telah meningkatkan karya inovasi untuk Pangan Indonesia, diantaranya inovasi ECOB untuk mendukung produksi tebu, inovasi karya superprogram UAV untuk mendukung masa panen garam, inovasi digital dashboard produksi sebagai tools enterprise performance monitoring yang dapat mengakses data secara realtime dengan terpasangnya sensor-sensor peralatan pabrik gula, serta inovasi optimasi pemetaan pasar melalui implementasi sistem digital.

Artikel Terkait

Back to top button