Kementan Menemukan 19 Pelaku Penyelewengan Beras SPHP, 6 Pegawai BULOG Dinonaktifkan

E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026

Jakarta, Bumntrack.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menemukan pelanggaran saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Jakarta Timur pada hari Rabu (28/10).

Sepuluh pejabat Perum BULOG dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) beserta sembilan orang dari pihak swasta melakukan penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 600 ton.

Para oknum mengoplos beras premium dengan beras subsidi. Meskipun kualitasnya kurang bagus, barang ilegal itu dijual dengan label beras premium serta harga lebih mahal.

“Seharusnya Rp12.500 per kilogram, tetapi dijual Rp17.000,” ujar Mentan Amran Sulaiman saat sidak.

Delapan dari sepuluh pejabat BULOG dan Bapanas telah dicopot. Satu orang dari pihak swasta sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian, seiring kasus tersebut dibawa hingga ranah hukum.

“Pemerintah tidak akan berkompromi terhadap pelanggaran yang merugikan negara dan masyarakat.” tegas Amran dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Kamis (29/10).

BULOG mendukung Pembebastugasan enam pegawainya. Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menekankan pentingnya tanggung jawab moral serta komitmen dalam rangka menjaga kepercayaan publik.

“Penonaktifan ini merupakan langkah preventif agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara independen, transparan, dan objektif.” terang Rizal.

Kementan maupun BULOG terus memperkuat komitmen transparansi dan minim penyimpangan. Beras SPHP disediakan bagi kalangan tidak mampu sehingga setiap tindakan korupsi dapat mengancam ketahanan pangan.

Penulis: Jovan. A. R.
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.