BERITA

Praktisi Human Capital Indonesia Membahas Gen Z dalam Konferensi Nasional

Bumntrack.co.id. Jakarta – PPM Manajemen kembali menggelar Human Capital National Conference (HCNC) pada 2-3 November 2022. Diselenggarakan sejak tahun 2008, HCNC merupakan acara tahunan yang mempertemukan para praktisi modal insani (human capital) di organisasi-organisasi Indonesia untuk membahas dan menemukan isu-isu human capital terkini.

“HCNC menyajikan hasil penelitian yang dilakukan oleh Center of Human Capital Development (CHCD) PPM Manajemen berkaitan dengan isu-isu terkini. Tahun ini, HCNC 2022 mengambil tema besar Welcoming Generation Z: Shaping the Future of Workforce yang akan menyajikan hasil survei mengenai karakteristik Gen Z seraya mencoba menjawab dengan adanya karakter tersebut apa yang akan dilakukan organisasi dan apa yang harus dilakukan perusahaan agar menarik dan melibatkan para Gen Z di pekerjaan,” kata Aditayani Indra Kukila selaku Plt. Direktur Eksekutif PPM Manajemen dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (4/11/22).

Menurut Aditayani, PPM Manajemen sedang melakukan riset untuk mengetahui karakteristik dan preferensi pekerja Z di Indonesia. “Melalui hasil penelitian ini diharapkan para praktisi di bidang HR bisa mendapatkan cara yang lebih tepat untuk mengelola karyawan Z agar menjadi produktif,” kata dia.

Head of Researcher Center for Human Capital Development (CHCD) PPM Manajemen Maharsi Anindyajati menambahkan, karakteristik Gen Z yakni merasa insecure, punya mimpi atau cita-cita tinggi, mudah beradaptasi, punya rasa percaya diri tinggi dan perfeksionis. “Kalau dilihat dari tahun kelahirannya, yang masuk kelompok Gen Z adalah mereka yang lahir dalam rentang waktu tahun 1997 hingga 2012. Kebanyakan masih pelajar, mahasiswa dan first job atau baru kerja pertama kali,” jelas Nina-panggilan akrab Anidyajati.

Sedangkan Kepala Divisi Publikasi dan Seminar Daniel David Parsaoran menjelaskan, tujuan seminar ini terkait dengan bonus demografi Indonesia pada tahun 2035 mendatang. “Bagaimana industri dan perusahaan di Tanah Air bisa mengenal karakteristik karyawannya yang masuk kelompok Gen Z. Sehingga bisa memanfaatkan karyawan Gen Z bagi kemajuan perusahaan dan juga mengembangkan kapasitas dan kapabilitas karyawan Gen Z,” kata David.

Narasumber yang dihadirkan mulai dari kalangan CEO perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN, hingga dari kalangan pejabat pemerintahan untuk memberikan insight terkait tema yang diusung.
Narasumber yang meramaikan gelaran HCNC 2022, di antaranya:

  1. Maharsi Anindyajati – Head of Researcher Center for Human Capital Development (CHCD) PPM Manajemen
  2. Hanindia Narendrata – Co-Founder, CEO PT. Telunjuk Komputasi Indonesia (Telunjuk.com)
  3. Andi Afdal – Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan
  4. Yanuar Kurniawan – SVP Organization & Talent Development Lazada Indonesia
  5. Suryo Sasono – Senior Vice President of Talent PT Bukalapak.com Tbk
  6. Ovita Susiana Rosya – Direktur SDM dan Teknologi Informasi PT TASPEN (Persero)
  7. Gandung Anggoro Murdani – Direktur SDM dan Umum Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri)
  8. Yunety Tarigan – Civil Servants Leadership Development Program Lead Tanoto Foundation
  9. Harman Subakat – Group Chief Executive Officer PT Paragon Universa Utama
  10. Joshua Putera Pribadi – Entrepreneur
  11. Dominika Dwi V – Research Lead and Project Manager Evoware

HCNC kali ini diselenggarakan berformat hybrid, secara luring di dalam kelas diselenggarakan di Auditorium PPM Manajemen dan yang hadir secara daring difasilitasi dengan live video conference. Alhasil dalam 2 hari penuh gelaran ini partisipasi aktif dan positif dari para peserta yang tersebar dari seluruh Indonesia akan didapat.
Isu mengenai bagaimana mengelola Gen Z di dunia kerja masih hangat dibicarakan. Sehingga, perusahaan perlu mempertimbangkan strategi dalam mengelola talenta generasi Z agar permasalahan manajemen talenta dapat dimitigasi sedini mungkin.

PPM Manajemen sedang melakukan riset untuk mengetahui karakteristik dan preferensi pekerja Z di Indonesia. Melalui hasil penelitian ini diharapkan para praktisi di bidang HR bisa mendapatkan cara yang lebih tepat untuk mengelola karyawan Z agar menjadi produktif.

Artikel Terkait

Back to top button