Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Surveyor Indonesia (Persero) memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui kolaborasi strategis dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan keandalan dan kepercayaan ekosistem pasar modal Indonesia.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penguatan Keandalan dan Kepercayaan Ekosistem Pasar Modal Indonesia yang Berkelanjutan, yang dirangkaikan dengan peluncuran Go Public Academy for Small and Medium Enterprise. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas informasi perusahaan, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendorong terciptanya iklim investasi yang transparan, kredibel, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, Surveyor Indonesia menghadirkan kompetensi Testing, Inspection, Certification, and Consultancy (TICC) untuk mendukung penguatan ekosistem pasar modal, khususnya dalam aspek keandalan informasi perusahaan tercatat. Kompetensi tersebut mencakup dukungan verifikasi, validasi, dan pemastian independen atas informasi keuangan maupun nonkeuangan perusahaan, termasuk aspek operasional, aset, serta kinerja keberlanjutan. Peran ini menjadi bagian penting dalam mendorong keterbukaan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi kepercayaan investor.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, menyampaikan bahwa kompetensi Testing, Inspection, Certification, and Consultancy (TICC) yang dimiliki perusahaan menjadi modal strategis untuk mengambil peran dalam memperkuat keandalan dan kepercayaan ekosistem pasar modal nasional. Melalui kompetensi tersebut, Surveyor Indonesia berkomitmen mendukung terciptanya pasar modal yang memiliki keterbukaan informasi, integritas, dan daya saing yang semakin kuat.
“Sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pasar modal yang transparan, adil, berintegritas, likuid, dan berdaya saing global, PT Surveyor Indonesia (Persero) berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pasar modal nasional,” ujar Fajar di Jakarta, Senin (2/11/26).
“Kami berperan sebagai pihak independen pemberi validasi yang terpercaya atas perusahaan tercatat dan kami mendukung perkembangan pasar modal,” tambahnya.
Dalam Nota Kesepahaman tersebut, Surveyor Indonesia dan BEI sepakat menjajaki kolaborasi dalam pengembangan dan edukasi pasar modal, penguatan keandalan informasi perusahaan tercatat melalui layanan verifikasi dan pemastian independen, serta pengembangan ekosistem ESG dan keuangan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perusahaan, memperkuat transparansi informasi, serta meningkatkan kepercayaan pelaku pasar terhadap aktivitas dan kinerja perusahaan tercatat.
Keandalan informasi perusahaan memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas pasar modal. Informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi landasan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi sekaligus membantu membangun persepsi risiko yang lebih terukur. Dengan demikian, penguatan aspek verifikasi dan pemastian independen dapat berkontribusi terhadap peningkatan integritas pasar, perlindungan kepentingan investor, serta penguatan daya saing pasar modal Indonesia.
Selain mendukung perusahaan tercatat, kolaborasi ini juga membuka ruang kontribusi Surveyor Indonesia dalam mendorong kesiapan perusahaan potensial, termasuk UMKM, untuk mengakses pasar modal. Melalui kompetensi TICC, Surveyor Indonesia dapat mendukung pemetaan kesiapan usaha, penguatan kualitas data, serta peningkatan pemahaman terhadap standar dan tata kelola perusahaan. Hal ini sejalan dengan pengalaman Surveyor Indonesia dalam mendampingi UMKM melalui fasilitasi pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikasi Halal.
Dari perspektif perekonomian nasional, penguatan pasar modal memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan investasi dan kapasitas dunia usaha. Pasar modal yang didukung oleh informasi berkualitas dan kepercayaan investor dapat memperkuat mobilisasi dana masyarakat menjadi sumber pembiayaan produktif bagi perusahaan. Ketersediaan alternatif pendanaan ini memungkinkan perusahaan mengembangkan kapasitas usaha, memperluas investasi, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan nilai tambah ekonomi.
Pada tingkat yang lebih luas, peningkatan kualitas ekosistem pasar modal turut mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan kompetitif. Kepercayaan investor yang terjaga dapat memperkuat daya tarik investasi, mendorong partisipasi pelaku usaha, serta mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif. Hal ini menjadi salah satu fondasi penting bagi penguatan industri nasional, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan kepercayaan investor, kualitas informasi perusahaan, serta perluasan akses pendanaan bagi dunia usaha. Ekosistem pasar modal yang semakin transparan dan kredibel akan mendukung mobilisasi investasi ke sektor-sektor produktif, mendorong ekspansi perusahaan, meningkatkan kapasitas industri, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja. Pada akhirnya, penguatan pasar modal diharapkan dapat memperbesar kontribusi dunia usaha terhadap penciptaan nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.








