KOLOM PAKARLENSA

TERBUKA ATAU MATI?

Oleh Akhmad Kusaeni

Untuk pertama kalinya BUMN Track bekerjasama dengan Komisi Informasi Pusat (KIP) dan Drone Emprit menggelar acara Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik BUMN 2023 yang para pemenangnya diumumkan di Hotel Ayodya, Nusa Dua, Bali, pada 27 Oktober 2023. Apa yang bisa ditarik sebagai pelajaran dari event yang disebut ”Digital 5,0: KIP BUMN Awards 2023” itu?

Jika pada masa perjuangan kemerdekaan kita mengenal istilah ”Merdeka atau Mati”, maka pada era digital, social media, dan Internet untuk Segala (Internet of Things – IoT), maka kita menemukan mantra ”Terbuka atau Mati”. Pada era dimana teknologi membuat segala sesuatunya tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Maka keterbukaan adalah sebuah keniscayaan. Bahkan sebuah kewajiban hukum yang bila tidak terbuka ada hukuman atau sanksi pidananya.

Undang-Undang No.14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik mewajibkan badan publik untuk menyediakan Informasi Publik kepada Pemohon Informasi Publik. Badan Publik juga wajib memberikan Informasi Publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Kecuali, untuk informasi-informasi “yang dikecualikan” seperti informasi intelijen dan yang terkait pertahanan dan keamanan negara.

Ada sejumlah alasan mengapa badan publik seperti BUMN, Kementerian dan Lembaga Pemerintah, para pejabat publik harus terbuka. Salah satu manfaat utama dari keterbukaan informasi dalam perusahaan BUMN adalah meningkatkan akuntabilitas. Dengan mengungkapkan informasi terkait kebijakan, strategi, dan kinerja perusahaan, BUMN dapat memastikan bahwa tindakan dan keputusan mereka dapat dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham, pemerintah, dan masyarakat umum. Contoh konkretnya adalah laporan tahunan yang mencakup informasi keuangan, strategi bisnis, dan dampak sosial perusahaan yang dapat diakses oleh publik

   Alasan kedua, seperti yang disampaikan oleh Dirut PT PLN Enjinering Chairani Rachmatullah adalah untuk memenangkan dukungan masyarakat dan sekaligus memitigasi resiko. Dalam situasi di mana perusahaan BUMN memerlukan dukungan masyarakat atau pemerintah untuk proyek-proyek tertentu, keterbukaan informasi dapat membantu memenangkan dukungan tersebut. PT PLN Enjinering, misalnya, secara aktif berkomunikasi dengan masyarakat untuk mendapatkan dukungan terhadap proyek-proyek kelistrikan di seluruh penjuru Tanah Air.

Intinya, ketika sebuah perusahaan BUMN secara rutin mempublikasikan informasi mengenai proyek-proyek yang mereka jalankan, termasuk anggaran, kemajuan, dan dampaknya, masyarakat akan merasa lebih yakin bahwa perusahaan tersebut bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya dan mematuhi standar lingkungan yang ketat.

Alasan ketiga adalah untuk menghindari skandal dan konflik. Banyak kasus hukum terkait BUMN yang berawal dari menutup-nutupi informasi dan berakhir dengan skandal besar yang menghebohkan dan merugikan negara miliaran bahkan triliunan rupiah. Sudah banyak Dirut dan pimpinan BUMN ditangkap KPK atau Kejaksaan karena proyek fiktif dan mark-up anggaran atau penyimpangan lainnya.

Dengan keterbukaan informasi, perusahaan BUMN dapat menghindari skandal dan konflik yang dapat merugikan negara dan reputasi mereka. 

Adanya keterbukaan informasi juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Keterbukaan informasi memberikan manajemen perusahaan akses ke data dan masukan yang lebih baik termasuk feedback dari publik yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik dan berorientasi pada fakta. Misalnya saja, ketika perusahaan menyediakan laporan kinerja yang rinci kepada manajemen dan publik, hal ini membantu mereka mengidentifikasi masalah atau peluang yang mungkin terlewatkan jika informasi tidak tersedia secara terbuka.

  Kesimpulannya, keterbukaan informasi adalah aspek penting dalam operasi dan manajemen perusahaan. Keterbukaan informasi merujuk pada kebijakan perusahaan untuk memberikan akses yang mudah dan transparan kepada semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan tersebut, termasuk pemegang saham, karyawan, pemerintah, konsumen, dan masyarakat umum. Keterbukaan informasi memainkan peran kunci dalam menjaga akuntabilitas, meningkatkan kepercayaan, dan mempromosikan pertumbuhan yang berkelanjutan. 

Jadi, pilih terbuka atau mati?

Artikel Terkait

Back to top button