LIFESTYLE

Terpikat Pesona ‘Kahyangan’ dan Kerahamahtamahan di Pesisir Borobudur

Di balik kemegahan Borobudur, tersimpan sejuta pesona keindahan alam dari Balkondes berikut keramahtamahan penduduk yang menerima tamu dengan besar hati.

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Bangunan yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang selesai dibangun pada abad ke-8 itu merupakan warisan budaya Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia, bahkan ditetapkan UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia pada tahun 1991.

Berjalannya waktu, kini di sekitar wisata Candi Budha terbesar di dunia itu mulai tumbuh destinasi wisata kawasan yang tak kalah menarik. Salah satunya dengan bermunculan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang menyempurnakan keindahan alam di sekitar Borobudur.

Destinasi yang berdiri atas inisiasi Kementerian BUMN itu menjadi tujuan wisata baru yang dinanti para pelancong. Khususnya, bagi mereka yang ingin merasakan langsung kehidupan layaknya masyarakat desa, bersatu dengan alam seraya melupakan sejenak irama kebisingan dan polusi kota besar.

Seperti yang tersaji di Balkondes Tuksongo milik PT Telkom. Balkondes ini memadukan teknologi digital yang kekinian dengan keunikan suasana pedesaan khas Indonesia, Anda akan dimanjakan dengan berbagai kegiatan wisata unik yang bervariasi mulai dari wisata budaya, kesenian, pendidikan juga agrowisata.

Selain menikmati suasana bak kahyangan yang masih sangat alami, berbagai aktivitas di sekitar Balkondes juga menarik untuk digeluti. Kegiatan ini diwujudkan dengan menumbuhkembangkan kerajinan khas daerah sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Salah satunya adalah kerajinan gerabah. Konon, kerajinan ini sudah ada sejak awal pendirian Candi Borobudur pada abad ke-9 silam lalu. Sebagai wujud cinta pada gerabah, warga Desa Karanganyar, contohnya, menggelar Festival Gerabah yang dimulai dengan kirab gunungan berisi gerabah, nasi tumpeng dan palawija.

Berwisata ke sekitar Borobudur, jangan lupa pula mampir ke rumah kamera atau Camera House. Berjarak hanya 1 km ke selatan Candi Borobudur, destinasi dengan bentuk rumah yang menyerupai kamera DSLR ini kian diminati wisatawan.

Rumah Kamera yang dibuka sejak tahun 2014 itu dimiliki seorang pelukis bernama Tanggul Angien Jatikusumo. Pria yang lama tinggal di Bali ini merupakan pelukis yang sudah menghabiskan usianya di bidang seni lukis serta banyak mendapatkan penghargaan. Pendirian Rumah Kamera sendiri pada awalnya digunakan untuk galeri seni sekaligus tempat mengajar melukis.

Magelang tak hanya menyuguhkan kemegahan Candi Borobudur. Di baliknya, tersimpan sejuta pesona keindahan alam berikut keramahtamahan penduduk yang menerima tamu dengan besar hati. Sungguh pengalaman yang merasuk di hati, yang meringankan langkah untuk kembali menepi.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close