Page 50 - Edisi Januari 2020
P. 50

kronika




              Peruri Siapkan

              Capex Bisnis Digital

              Rp200 Miliar



              PeruSahaan Umum Percetakan Uang Republik
              Indonesia (Peruri) sebagai perusahaan BUMN yang
              betugas sebagai pencetak uang kartal rupiah, materai dan
              smart card. Penugasan dari pemerintah untuk mencetak
              uang kartal dan logam dimulai sejak 1971. Sehingga 60
              persen pendapatan perusahaan masih bergantung pada
              permintaan dari Bank Indonesia.
                 “Selama ini kondisi bisnis Peruri terbilang fluktuatif
              karena tingkat ketergantungan terhadap order pencetakan
              uang Rupiah dari BI masih berkontribusi sebesar 60-70   PLN Siap Listriki Gelaran
              persen, sehingga perkembangannya mengikuti jumlah
              pesanan cetak uang Rupiah,” kata Direktur Pengembangan   MotoGP 2021 di Mandalika
              Usaha Peruri, Fajar Rizki di Jakarta, Rabu (8/1).
                 Pendapatan usaha Peruri pada 2019 tercatat Rp3,9   gelaran MotoGP direncanakan dilakukan di Kawasan
              triliun atau meningkat 23 persen. Sedangkan Laba usaha   Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika pada tahun 2021. Untuk
              Rp595 miliar atau meningkat 30 persen dibanding 2018 yang   Menunjang kelancaran acara tersebut, PT Perusahaan
              mencapai Rp456 miliar. Untuk Laba bersih, Peruri berhasil   Listrik Negara (PLN) telah mengoperasikan satu Gardu
              membukukan Rp360 miliar atau meningkat 25 persen    Induk berkapasitas 30 Megavolt Ampere (MVA) di
              dibandingkan 2018 yang mencapai Rp288 miliar. Seiring   daerah Kuta, Lombok Tengah. Gardu Induk tersebut telah
              dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital, Peruri   memasok listrik ke kawasan Mandalika dan sekitarnya.
              terus mengembangkan bisnis ke arah digital security platform   “MotoGP ini merupakan event internasional pertama
              yang bertujuan untuk membantu instansi/perusahaan dalam   kali yang akan digelar di Indonesia sehingga kebutuhan dan
              menjamin keaslian produk-produknya serta melindungi   pasokan listrik harus mendapatkan jaminan kualitas dan
              keamanan data perusahaan dan pelanggan. Sebagai bentuk   keandalan bertaraf MotoGP. Untuk memenuhi kebutuhan
              kesiapan Peruri dalam menghadapi era digital, Peruri telah   tersebut PLN persiapkan insfrastruktur listriknya dengan
              memiliki tiga produk digital security services yaitu Peruri Code,   matang, tentunya kami siap mendukung kebutuhan pasokan
              Peruri Sign dan Peruri Trust.                       listrik untuk gelaran MotoGP ini,” kata Wakil Direktur Utama
                 “Capex (belanja modal) Rp200 miliar khusus bisnis digital   PLN, Darmawan Prasodjo di Jakarta, Sabtu (11/1).
              yang digunakan secara bertahap (multiyears). Sedangkan   Infrastruktur kelistrikan itu sudah disiapkan PLN sejak
              untuk tahun 2020 sendiri, capex digital menyesuaikan dengan   April 2015. Beberapa hotel telah menggunakan Gardu Induk
              kebutuhan yang ada, mulai dari membangun sistem hingga   tersebut, namun penggunaannya saat ini masih sekitar
              sertifikasi dari Kominfo,” jelasnya.                30 persen dari kapasitas yang ada. Meski begitu, PLN siap
                                                                  menambah kapasitas Gardu Induk Kuta hingga 180 MVA secara
                                                                  bertahap jika kapasitas Gardu Induk yang ada telah digunakan
                                                                  secara maksimal dan mengantisipasi peningkatan kebutuhan
                                                                  listrik di KEK Mandalika termasuk kesiapan MotoGP 2021.
                                                                     Dari sisi pasokan daya, saat ini sistem kelistrikan
                                                                  Lombok memiliki kapasitas pembangkit sebesar 289
                                                                  Megawatt (MW), dengan beban puncak sebesar 250
                                                                  MW. Pada tahun ini, sistem kelistrikan Lombok juga akan
                                                                  mendapat tambahan daya sebesar 130-150 MW dari
                                                                  Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU)
                                                                  Lombok Peaker dan 25 MW dari PLTU Jeranjang Unit 2.
                                                                     “Ada tambahan pembangkit baru beroperasi, cadangan
                                                                  tentu bertambah. Sistem back up daya nanti juga akan
                                                                  disiapkan. Intinya PLN siap mendukung,” jelasnya.



              50     |     BUMN Track     |     No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020



       KRONIKA.indd   50                                                                                          1/14/20   5:03 PM
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55