Page 53 - Edisi Januari 2020
P. 53
Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan telah melakukan negosiasi dengan yang mempunyai core business sama
terdaftar di BEI diharapkan agar tata penyedia obat-obatan. Sehingga ada disinergikan akan menjadi lebih efisien.
kelola perusahaan terjaga, sebab semua diskon bagi rumah sakit BUMN sehingga Soal bentuk polanya seperti apa, perlu
orang mengawasi. Kini, Kementerian membuat harganya lebih kompetitif konsep yang jelas. “Jadi menurut saya,
BUMN masih membahas struktur dibanding rumah sakit milik swasta. blueprint dan pengembangan tata kelola
holding rumah sakit tersebut. Di “Kami targetkan membangun BUMN itu menjadi penting, agar nanti
samping itu juga belum ada hitung- banyak lagi rumah sakit, paling tidak kebijakan pembenahan BUMN dalam
hitungan jumlah rumah sakit yang akan kita harus ada tambahan 20 rumah satu arah yang jelas,” ucapnya.
menjadi holding dan siapa yang akan sakit lagi. Lalu, program kerja untuk Dengan pembentukan holding,
menjadi induk usaha. memperbaiki proses bisnis, agar biaya rumah sakit bakal mampu
Dengan terbentuknya holding rumah rumah sakit efisien, maka biaya obat- meningkatkan kualitas layanan
sakit, Erick hendak meningkatkan produk- obatan juga harus lebih efisien,” ujarnya. kesehatan di Indonesia. Maka
produk milik BUMN menjadi kualitas Menteri BUMN Erick Thohir bakal diharapkan masyarakat mendapatkan
ekspor. Di antaranya dengan ‘mengekspor’ melanjutkan pembenahan di tubuh pelayanan kesehatan yang lebih baik di
suster lolos klasifikasi, membutuhkan BUMN. Seperti Pertamina punya dalam negeri, sehingga tak perlu lagi
pekerjaan ke negara-negara yang kebetulan fokus bisnis rumah sakit, padahal pergi mencari rumah sakit di luar negeri.
kekurangan sumber daya (SDM) suster, fokus utamanya kan migas mending Jadi banyak sekali orang Indonesia yang
dan bekerja sama dengan Indonesia seperti fokus di eksplorasi. jadi saya rasa ini cek kesehatan di luar negeri. Karena
Jepang. “Nah itu kan susternya banyak, di konsolidasi yang baik, (rumah sakit itu kita harus meningkatkan kualitas
situ bisa juga ada pendidikan suster yang bisa) menjadi bisnis yang juga progresif layanan kesehatan.
bisa kolaborasi dengan kedutaan untuk dan bisa bersaing,” katanya ditemui di
membuka lapangan kerja untuk tim kita Kementerian BUMN, (9/1).
di luar negeri. Meski demikian, Erick menyatakan Berikut BUMN yang
Industri kesehatan di Indonesia, pihaknya masih mengkaji skema dari Memiliki Rumah Sakit
lanjut Erick, belum dipercaya sehingga pembentukan holding tersebut. Sejauh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk
harus ditingkatkan. Rumah Sakit ini pun dirinya belum bisa memastikan PT Pelindo I (Persero)
BUMN bisa ditingkatkan menjadi mengenai jumlah rumah sakit yang dikelola PT Pelindo II (Persero)
rumah sakit yang bisa dipercaya dan perusahaan-perusahaan pelat merah.
terkemuka. Holding juga tidak akan Terkait rencana holding tersebut PT Pelindo III (Persero)
membunuh rumah sakit swasta. Justru Ekonom Institute for Development of PT Bukit Asam (Persero) Tbk
dengan terbentuknya holding rumah Economics and Finance (Indef) Enny PT Pertamina (Persero)
sakit BUMN akan bersaing secara sehat Sri Hartati mengatakan Kementerian PT Pelni (Persero)
dengan rumah sakit swasta. BUMN harus menyiapkan blueprint PT Petrokimia Gresik
Sebelumnya, ada 24 BUMN yang atau cetak biru sebelum merencanakan PTPN I (Persero)
memiliki anak atau cucu usaha rumah pembentukan holding BUMN asuransi PTPN II (Persero)
sakit. Mereka bergabung dalam holding atau dana pensiun. Sebenarnya apa PTPN III (Persero)
yang diberi nama Indonesia Healthcare pun kebijakan yang akan diambil PTPN IV (Persero)
Corporation (IHC), pada 2017.Sebagai pemerintah, harus punya blueprint yang PTPN V (Persero)
induk holding anak usaha Pertamina, komprehensif, jadi bia ada satu guidance. PTPN VIII (Persero)
yakni PT Pertamina Bina Medika Enny menambahkan, yang menjadi PTPN X (Persero)
(Pertamedika). IHC pun terus berupaya salah satu masalah, seolah-olah BUMN PTPN XI (Persero)
agar lebih banyak rumah sakit BUMN itu mempunyai manajemen sendiri.
yang bersinergi dalam holding tersebut. Artinya, BUMN mengembangkan PTPN XII (Persero)
Direktur Utama Pertamedika IHC, lini bisnisnya sendiri. Jadi, ada kesan PTPN XIII (Persero)
Dany Amrul Ichdan mengatakan BUMN tidak berkembang sesuai PT Pupuk Kujang
banyaknya aset rumah sakit yang belum dengan core business (bisnis inti), PT Pupuk Sriwijaya
dimanfaatkan bisa saja dioptimalkan padahal mereka banyak yang melakukan PT Pupuk Kaltim
untuk membangun rumah sakit baru. bisnis yang sama. Contohnya bisa PT Semen Indonesia
Potensi itu akan dimanfaatkan untuk dilihat dari BUMN karya, hampir PT Sang Hyang Seri
pengembangan setidaknya sebanyak 20 semua punya usaha di bidang beton. Ia PT Timah Tbk
rumah sakit baru ke depannya, pihaknya melanjutkan, sebenarnya kalau BUMN
No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020 | BUMN Track | 53
DINAMIKA.indd 53 1/14/20 4:27 PM

