Page 56 - Edisi Januari 2020
P. 56
dinamika
Gagal Bayar Jiwasraya,
Benarkah Kesalahan Investasi?
Gonjang-ganjing yang melanda BUMN belum kunjung berakhir. Kini
Jiwasraya, BUMN asuransi terbesar di Indonesia tersebut membutuhkan
dana Rp32,89 triliun dan mengalami gagal bayar senilai Rp12,4 triliun.
Benarkah kasus Jiwasraya hanya lantaran kesalahan berinvestasi?
antaran adanya tekanan Bahkan ada pemegang polis warga Korea agar risk based capital (RBC) atau rasio
likuiditas, Jiwasraya menunda Selatan yang investasinya mencapai kecukupan modal berbasis risiko bisa
pembayaran polis jatuh Rp8 miliar dan kini masih berjuang agar memenuhi minimal standar rotoritas
Ltempo produk Saving Plan dana tersebut bisa kembali. yakni 120 persen. Ekuitas negatif
senilai Rp12,4 triliun. Mereka adalah Ekuitas Asuransi Jiwasraya tersebut disebabkan perusahaan banyak
pemegang polis yang menginvestasikan mengalami minus Rp24 triliun melakukan investasi pada aset berisiko
dananya ke produk JS Saving Plan yang berdasarkan laporan keuangan per- untuk mengejar imbal hasil tinggi.
merupakan produk kerjasama Jiwasraya September 2019. Selain itu Jiwasraya Pada tahun lalu, sebesar 22,4
dan sejumlah bank (bancassurance). juga memerlukan dana Rp32,89 triliun persen atau Rp5,7 triliun dari total
56 | BUMN Track | No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020
DINAMIKA.indd 56 1/14/20 4:27 PM

