Page 61 - Edisi Januari 2020
P. 61
Apalagi basis pelanggan Telkomsel yang
diprediksi melampaui 170 juta orang.
Dengan peluang yang demikian Guna meningkatkan efisiensi,
besar, saat ini ada tiga investor asing
yang sedang melakukan penawaran Jiwasraya telah memangkas
untuk melakukan penyertaan modal sejumlah 8.000 agen tradisional
ke Jiwasraya Putra. Dari saham yang
dibeli, nantinya para BUMN tersebut menjadi 2.000 agen yang
akan menerima sebagian saham, tanpa
mengeluarkan modal, tetapi dengan berkualifikasi financial planner.
landasan perjanjian kerjasama guna
mendukung bisnis Jiwasraya Putra.
Dalam hal ini perlu diingat pasal 2
UU 19/2003 tentang BUMN maksud
dan tujuan pendirian BUMN tidak
sekedar mengejar keuntungan melainkan dilakukan Malinda Dee dan merugikan Untuk penguatan kehati-hatian
juga sebagai agen pembangunan dalam kepentingan nasabah. Analogi kasus dibuat aturan mengenai BMPK, posisi
hal memberikan sumbangan bagi nasabah asing Jiwasraya dengan devisa neto,gearing ratio dan kualitas
perkembangan perekonomian nasional kasus Melinda Dee menimbulkan aktiva produktif yang lebih ketat.
pada umumnya dan penerimaan Negara pertanyaan apakah petugas bank telah Penguatan peraturan dilakukan dengan
pada khususnya dan menjadi perintis memberikan konsultasi yang transparan memperkuat kelembagaan seperti
kegiatan-kegiatan usaha yang belum dan akuntabel kepada nasabah terkait pendirian, kepemilikan, kepatuhan,
dapat dilaksanakan oleh sector swasta dengan produk asuransi Jiwasraya yang direksi, komisaris, internal audit.
dan koperasi. Dalam konteks ini program berbalut investasi. Keempat, Jiwasraya perlu
inklusi dan literasi keuangan kita yang Ketiga, kebijakan investasi dan melanjutkan program transformasi
masih sangat rendah dapat diakselarasi aset managemen perusahaan asuransi dan turn around strategi. Di antaranya
dengan inisiatif Jiwasraya Putra ini. yang diatur dalam POJK Nomor 71/ dengan mengoptimalkan digitalisasi
Disisi lain, pendirian anak usaha POJK.05/2016 tentang Kesehatan dan mengubah branch office system
Jiwasraya dimaksudkan untuk Keuangan Perusahaan Asuransi berbasis biaya tetap yang diterapkan
mengisolasi gagal bayar polis Saving Plan dan Perusahaan Reasuransi perlu selama ini dengan strategiGeneral
agar tidak berdampak pada sustainability disinkronisasikan dengan Peraturan Agency System (GAS) yang berbasis
bisnis inti Jiwasraya yang umumnya Bank Indonesia (PBI ) tentang penilaian biaya variable. Dengan GAS operasi
berupa asuransi kumpulan nasabah kualitas aset perbankan. kantor cabang dan kantor wilayah
korporasi BUMN dan BUMD. Kebanyakan perusahaan asuransi tidak ditiadakan, karyawan menjadi mitra
Kedua, terkait dengan 474 nasabah mendetailkan peraturan dari regulator usaha atau agen sehingga secara drastic
Saving Plan warga Korea Selatan, kita di lingkup internal perusahaan termasuk akan menekan beban biaya tetap.
teringat kasus Melinda Dee pegawai membuat kebijakan portofolio untuk Guna meningkatkan efisiensi,
Citibank Indonesia yang membobol investasi tidak menerapkan manajemen Jiwasraya telah memangkas sejumlah
dana nasabah hingga puluhan miliar risiko dan good corporate governance. 8.000 agen tradisional menjadi 2.000
selama 2007-2011. Pada waktu itu Perusahaan asuransi umumnya sangat agen yang berkualifikasi financial
timbul desakan untuk menerapkan asas berorientasi pada pencapaian top line planner. Terpenting, Jiwasraya harus
resiprokalitas dan asas nasionalitas dalam (pendapatan premi) dengan mengabaikan memperbaiki model bisnis korporasi
revisi UU Perbankan dan UU tentang bottom line (laba usaha). berbasis B to B untuk meniadakan
Bank Indonesia. Pengawasan terintegrasi OJK praktik agen fiktif dan penumpang gelap
Komisi XI DPR ketika itu antara sektor bank dan non bank yang membebani perusahaan selama ini.
menyatakan bahwa kelalaian dan belum sepenuhnya efektif, masih Dengan berbagai terobosan yang
ketidakpatuhan Citibank terhadap menggunakan mindset silo ( terkotak- dilakukan, kita yakin Menteri BUMN
pengawasan peraturan dan instruksi kotak). Sebagai perbandingan sejak baru dapat menunjukkan leadership-
BI serta lemahnya pengawasan krisis 1998 pengaturan bank oleh BI nya untuk mengurai masalah Jiwasraya
BI telah menyebabkan terjadinya lebih berhati-hati dan ada penguatan dan segera menyelesaikan kewajibannya
penyalahgunaan wewenang yang aturan, lebih transparan dan akuntabel. kepada nasabah.
No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020 | BUMN Track | 61
DINAMIKA.indd 61 1/14/20 4:27 PM

