Page 60 - Edisi Januari 2020
P. 60
dinamika
Jiwasraya
dan Leadership
Menteri BuMn
enteri Badan Usaha Milik Pendirian anak usaha Jiwasraya
Negara (BUMN) Erick bernama Jiwasraya Putra merupakan
Thohir mengaku akan kerjasama Jiwasraya sebagai pemilik
Oleh: Mfokus membereskan empat saham mayoritas dengan saham 64
Irvan Rahardjo persoalan pada masa awal jabatannya. persen , dengan tiga BUMN yaitu
Keempat permasalahan tersebut di PT Bank Tabungan Negara Tbk
Pendiri KUPASI antaranya adalah kasus tunggakan klaim dengankepemilikan saham lebih dari 20
( Komunitas Penulis pembayaran PT Asuransi Jiwasraya persen,PT Telkomsel 13 persen serta PT
Asuransi Indonesia ) (Persero) kepada nasabah. Pegadaian dan PT Kereta Api Indonesia
Menteri BUMN menuturkan mencakup saham sisanya. Kerjasama
empat focus tersebut merupakan Key ini memberikan akses bagi Jiwasraya
Performance Indicator (KPI) yang Putra untuk memonetisasi customer
diberikan Presiden Jokowi kepadanya. base dan jaringan distribusi dari empat
Terkait kasus Jiwasraya, pemerintah perusahaan tersebut sebagaicaptive
menyiapkan tiga strategi untuk market untuk memasarkan produk
memperbaiki likuiditas perusahaan proteksi dan unit link.
asuransi jiwa itu. Salah satunya, Kehadiran Jiwasraya Putra
membentuk anak usaha bernama PT diharapkan bisa menambah aliran kas
Jiwasraya Putra. yang masuk ke perusahaan induk yaitu
Secara umum, sejumlah persoalan Jiwasraya. Baik berupa dividen atau
di tubuh perusahaan BUMN aliran kas dari kemitraan strategis.
masih belum banyak beranjak dari
mengubah kompetensi dan budaya Pekerjaan Rumah
bisnis perusahaan milik negara, Menteri BUMN
menciptakanGood Corporate Governance Terkait strategi untuk memperbaiki
(GCG), membendung laju korupsi di likuiditas asuransi Jiwasraya,
internal BUMN, ego sektoral di antara ada beberapa usulan yang dapat
BUMN hingga persoalan korporasi disampaikan dalam upaya menuntaskan
masing-masing BUMN. PR yang tengah dihadapi.
Diketahui, Jiwasraya tengah Pertama, melanjutkan inisiatif
menghadapi tekanan likuiditas sehingga pendirian Jiwasraya Putra sebagai
tidak mampu membayarkan kewajiban wujud sinergi antar BUMN dengan
atas polis jatuh tempo nasabah produk memanfaatkancustomer base yang
Saving Plan yang disalurkan melalui dimiliki masing-masing mitra dalam
saluran distribusi bancassurance dengan rangka memasarkan produk-produk
sejumlah bank mitra. Jiwasraya berjanji Jiwasraya. Pegadaian, misalnya, dengan
melunasi polis jatuh tempo secara basis konsumen sekitar 10 juta, bisa
bertahap di tengah berbagai usaha menjadi pasar baru bagi produk
dilakukan perseroan untuk menunda Jiwasraya ke depan. Begitu pula
pembayaran polis, dari memperpanjang penumpang kereta api yang diperkirakan
kontrak polis (roll over) nasabah. lebih dari 1 juta orang setiap hari.
60 | BUMN Track | No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020
DINAMIKA.indd 60 1/14/20 4:27 PM

