Page 52 - Edisi Januari 2020
P. 52
dinamika
Rancangan Holding Rumah
Sakit Mengemuka
Kementerian BUMN akan mengelola anak usaha BUMN yang mengelola
bisnis rumah sakit (RS) dengan cara membuat holding. Pasalnya, bisnis
rumah sakit yang dikelola anak usaha BUMN selama ini tidak ada
korelasi langsung dengan bisnis induk BUMN.
embenahan anak usaha Rp84 triliun. Hal ini terjadi karena utama minyak dan gas bumi. Justru
BUMN terus melebar, masih banyak orang Indonesia yang holding rumah sakit ini akan menjadi
termasuk ke anak-anak usaha lebih memilih berobat ke luar negeri. konsolidasi yang baik dan bisnis
PBUMN yang mengelola usaha Menurutnya, penting untuk membentuk yang dapat progresif serta bersaing.
rumah sakit akan dijadikan dalam satu holding rumah sakit guna menjadi fokus Nantinya rumah sakit-rumah sakit yang
holding. Alasan Menteri BUMN, Erick utama bisnis. “Ini kan potensial, jadi tergabung dalam holding tersebut akan
Thohir membuat holding BUMN Rumah sayang kalau tidak difokuskan jadi bisnis ditingkatkan pelayanan dan keahliannya.
Sakit lantaran rumah sakit memiliki utama,” imbuhnya. “Struktur holding rumah sakit
potensi besar bagi BUMN apabila Penggabungkan seluruh rumah sakit ini masih dibahas, yang pasti akan
dikelola dengan baik. Pendapatan rata- anak usaha BUMN menjadi sebuah ada holding rumah sakit dengan para
rata rumah sakit BUMN per tahun bisa holding dalam rangka meningkatkan pemiliknya nanti BUMN-BUMN yang
mencapai Rp 5 triliun. Ditambah lagi, pelayanan rumah sakit BUMN menjadi punya rumah sakit,” ujarnya.
saat ini defisit neraca di sektor kesehatan terkemuka dan dipercaya publik. Ia Setelah proses holding terlaksana,
Indonesia saat ini masih cukup tinggi, pun mempertanyakan bila Pertamina lanjut Erick, rumah sakit yang menjadi
hingga 6 miliar dolar AS atau sekitar fokus bisnis rumah sakit, padahal bisnis holding akan mencatatkan sahamnya di
52 | BUMN Track | No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020
DINAMIKA.indd 52 1/14/20 4:27 PM

