Jakarta, Bumntrack.co.id — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-28 Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) menjadi momentum untuk menegaskan kembali semangat transformasi yang terus dijalankan dalam memperkuat peran BUMN untuk negeri. Mengusung tema “28 Tahun BP BUMN: Bergerak dalam Transformasi, Menguatkan Peran untuk Negeri,” peringatan ini tidak hanya merefleksikan perjalanan panjang kelembagaan, tetapi juga menegaskan komitmen BP BUMN untuk terus mendorong BUMN agar semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.
Tema tersebut mencerminkan arah perubahan yang selama ini terus diperkuat BP BUMN, baik melalui penguatan kelembagaan, perbaikan tata kelola, maupun penajaman fungsi pengaturan dan pengawasan yang semakin adaptif terhadap dinamika global. Dalam konteks tersebut, transformasi tidak dimaknai semata sebagai perubahan struktur, melainkan sebagai upaya berkelanjutan untuk membangun BUMN yang lebih sehat, efisien, kompetitif, dan siap menjawab tantangan pembangunan dalam menghadapi disrupsi dan tantangan masa depan.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa transformasi tersebut hanya dapat berjalan melalui komitmen bersama dan kerja yang konsisten dari seluruh pemangku kepentingan.
“Transformasi ini tidak mungkin terjadi tanpa komitmen bersama. Konsolidasi yang telah dilakukan menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan keseriusan, BUMN mampu menjadi entitas yang lebih kuat dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Dony di Jakarta, Senin (13/4/26).
Salah satu wujud konkret dari transformasi tersebut terlihat dalam langkah konsolidasi BUMN dan streamlining agar menjadi lebih terfokus dengan fungsi yang lebih jelas dan fondasi usaha yang lebih kuat. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya membangun BUMN yang lebih sehat, efisien, dan kompetitif, sehingga semakin siap menjalankan perannya dalam mendukung perekonomian nasional.
Peringatan HUT ke-28 BP BUMN juga diwarnai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilaksanakan di Kantor BP BUMN sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan dan capaian yang telah diraih. Prosesi tersebut dilakukan oleh Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, serta turut dihadiri oleh Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf dan Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, sebagai simbol kebersamaan, soliditas, dan komitmen seluruh insan BUMN untuk terus melanjutkan transformasi secara berkelanjutan.
Bagi BP BUMN, peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi titik pijak untuk memperkuat tekad dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Dony menegaskan bahwa kematangan BUMN yang telah terbentuk selama ini harus terus dijaga melalui soliditas, kesamaan visi, dan tujuan bersama. “Di usia yang ke- 28 ini, BUMN telah semakin matang. Ke depan, tantangan tentu tidak semakin ringan. Kita harus tetap solid, memiliki satu visi dan satu tujuan, sehingga dapat membawa BUMN-BUMN ke depan menjadi lebih baik lagi,” ujar Dony.
Dony menambahkan, arah transformasi tersebut pada akhirnya harus tetap berpijak pada tujuan utama pendirian BUMN, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat. “Tentu kita harus mengingat bahwa ikhtiar awal dari lahir BUMN ini ingin memberikan kontribusi maksimal bagi negara,” tutupnya.
Ke depan, BP BUMN akan terus memperkuat transformasi melalui kebijakan yang lebih tajam, pengawasan yang semakin kuat, serta sinergi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui langkah tersebut, BP BUMN berkomitmen memastikan BUMN terus berperan strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.








