Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tengah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina (kedua kanan), Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kedua kiri), Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, dan Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Dari kanan ke kiri : Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, dan Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tengah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina (kedua kanan), Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kedua kiri), Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, dan Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tengah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina (kedua kanan), Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kedua kiri), Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, dan Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Roni Mawardi
May 11, 2026
E-Magazine November - Desember 2024
Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan
Roni Mawardi
May 11, 2026
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tengah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina (kedua kanan), Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kedua kiri), Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, dan Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Dari kanan ke kiri : Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, dan Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tengah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina (kedua kanan), Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kedua kiri), Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, dan Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (tengah) didampingi Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina (kedua kanan), Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro (kedua kiri), Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, dan Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani (kanan) menyampaikan paparan pada Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5). Dalam gelaran acara tersebut, tim Office of Chief Economist Bank Mandiri menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif serta percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Galeri Foto
Bank BSN Gandeng PP Muhammadiyah Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah
ANTUSIASME PELARI MENINGKAT, BTN JAKARTA INTERNATIONAL MARATHON 2026 DIIKUTI LEBIH DARI 45.000 PESERTA DARI 52 NEGARA
BTN Perkuat Ekosistem Kampus Bersama Unpad
Bank BSN Dukung Sport Tourism Global, Ribuan Pelari Ikuti Kategori BSN 5K
Press Conference SMARTFREN Run 2026
RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 triliun
Bank BSN Tancap Gas, Kucurkan Pembiayaan Rp1,4 Triliun untuk Pegadaian
Telkomsel Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Konferensi Pers APBN KiTa Juni 2026, Pemerintah Paparkan Kondisi Terkini Fiskal Nasional
Pacu Penerapan GCG