Semester I 2026, Angkutan Barang KAI Daop 1 Jakarta Tumbuh 21,9 Persen

Dorong Logistik Hijau, Angkutan Barang KAI Daop 1 Jakarta Tumbuh 21,9 Persen pada Semester I 2026
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1 Jakarta) mencatat kinerja positif pada layanan angkutan barang selama Semester I Tahun 2026. Total volume angkutan barang mencapai 1.722.826 ton, meningkat 21,9 persen dibandingkan Semester I Tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.413.244 ton.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api yang efisien, tepat waktu, dan berkelanjutan.

“Kereta api menjadi solusi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara aman, tepat waktu, dan lebih efisien. Selain meningkatkan daya saing logistik nasional, angkutan barang berbasis rel juga mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pengurangan emisi karbon dan peralihan distribusi barang dari jalan raya ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Franoto di Jakarta, Rabu (8/7/26).

Berdasarkan realisasi angkutan barang Semester I Tahun 2026, rincian volume masing-masing komoditas adalah sebagai berikut:

  1. Parcel: 38.754 ton (naik 9,3 persen dibanding Semester I 2025)
  2. Petikemas: 1.626.154 ton (naik 28,1 persen)
  3. Semen: 42.960 ton (naik 0 persen dibanding Semester I 2025)
  4. Barang Hantaran Potongan (BHP): 5.240 ton (naik 0 persen dibanding Semester I 2025)
  5. Angkutan Barang Pendukung Prasarana Perkeretaapian (KLB): 9.718 ton

Total: 1.722.826 ton

Komoditas petikemas masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi lebih dari 94 persen dari total volume angkutan barang. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya kebutuhan distribusi logistik berbasis kontainer yang mengandalkan moda transportasi kereta api.

Untuk mendukung kelancaran operasional angkutan barang, KAI Daop 1 Jakarta didukung oleh sarana yang memadai, terdiri dari 633 gerbong barang, 51 kereta bagasi barang, serta armada lokomotif yang andal. Ketersediaan sarana tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan distribusi logistik berbasis kereta api, sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.

“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa layanan angkutan barang KAI semakin dipercaya oleh pelanggan. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas logistik, serta menghadirkan layanan yang semakin andal dan kompetitif,” tambah Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta terus mendorong penggunaan angkutan barang berbasis kereta api sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem logistik nasional yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Penggunaan kereta api mampu mengurangi ketergantungan terhadap angkutan jalan raya, membantu menekan potensi Over Dimension Over Loading (ODOL), mengurangi kemacetan, serta berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pembangunan transportasi rendah karbon.

“KAI Daop 1 Jakarta juga masih membuka peluang kerja sama dengan berbagai pelaku usaha, industri, maupun penyedia jasa logistik yang membutuhkan layanan angkutan barang berbasis kereta api. Kami siap mendukung kebutuhan distribusi barang dengan layanan yang aman, efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan,” kata Franoto.

“Melalui layanan angkutan barang berbasis rel, KAI berkomitmen mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan sistem logistik yang lebih efisien, aman, dan rendah emisi. Semakin banyak distribusi barang beralih ke kereta api, semakin besar pula kontribusi terhadap terciptanya transportasi yang berkelanjutan,” tutup Franoto.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.