Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra, Jaringan dan Layanan Digital Kembali Normal
Petugas TelkomGroup melakukan pemulihan dan penguatan infrastruktur jaringan telekomunikasi pascabencana. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan. Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.Foto/Dok-Telkom/BUMNTRACK
Seorang ibu dan anak memanfaatkan layanan telekomunikasi pascabencana di Sumatra. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan. Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.Foto/Dok-Telkom/BUMNTRACK
Petugas TelkomGroup melakukan pemulihan dan penguatan infrastruktur jaringan telekomunikasi pascabencana. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan. Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.Foto/Dok-Telkom/BUMNTRACK
Roni Mawardi
January 12, 2026
E-Magazine November - Desember 2025
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra, Jaringan dan Layanan Digital Kembali Normal
Roni Mawardi
January 12, 2026
Petugas TelkomGroup melakukan pemulihan dan penguatan infrastruktur jaringan telekomunikasi pascabencana. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan. Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.Foto/Dok-Telkom/BUMNTRACK
Seorang ibu dan anak memanfaatkan layanan telekomunikasi pascabencana di Sumatra. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan. Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.Foto/Dok-Telkom/BUMNTRACK
Petugas TelkomGroup melakukan pemulihan dan penguatan infrastruktur jaringan telekomunikasi pascabencana. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan. Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.Foto/Dok-Telkom/BUMNTRACK
Galeri Foto
Sinergi BTN-PPATK Perbaiki RTLH
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan dari KPR hingga Digitalisasi Layanan Publik
Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, Bank BSN Terima Kunjungan Perwakilan Siswa Dari 24 Propinsi Di Indonesia
Adu Jitu di Balik Lensa dan Joran, Wartawan Foto Siap Unjuk Gigi di Mancing Seru Sekali “Maruli 3” 2026
Bersama Danantara, BTN Dukung Akad Massal KPR Rumah Subsidi
Bank BSN Kian Tak Terbendung, Pangsa Pasar KPR Subsidi Tembus 24 Persen
Serius Garap Layanan Digital, Bale Syariah Bank BSN Raih Top Digital Application Syariah Banking 2026
Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026
Kolaborasi Bank BSN Dengan Lazismu Perkuat Transformasi Digital Pengelolaan Dana Sosial Keagamaan
Konsolidasi BUMN Klaster Asuransi