GALERI FOTO

WSBI FOKUS BAHAS MASA DEPAN INKLUSI KEUANGAN GLOBAL

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (kedua kiri), Managing Director of World Savings and Retail Banking Institute (WSBI) Peter Simon (kedua kanan), Kepala Bidang Pengadaan Barang dan Perekonomian Setda Bali I Ketut Adiarsa (kiri) dan SEVP of Government Savings Bank of Thailand Shantan Yoosiri (kanan) bersama memukul gong Bali untuk membuka acara Asia Pacific Regional Group Meeting di Denpasar, Bali, Kamis (15/12). Acara tersebut menjadi ajang diskusi bank-bank tabungan di kawasan Asia Pasifik bersama para regulator, pemerintah, akademisi, dan fintech untuk membahas masa depan inklusi keuangan secara global terutama setelah pandemi. Harapannya, dengan inklusi keuangan dapat mendukung kestabilan ekonomi terutama setelah dihantam pandemi. Hingga kini, Bank BTN sebagai anggota WSBI telah melakukan berbagai inovasi untuk mendukung inklusi keuangan terutama melalui digital platform yang mudah diakses hingga kehadiran agen Batara di seluruh Indonesia.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo memberikan sambutan saat akan membuka acara Asia Pacific Regional Group Meeting di Denpasar, Bali, Kamis (15/12). Acara tersebut menjadi ajang diskusi bank-bank tabungan di kawasan Asia Pasifik bersama para regulator, pemerintah, akademisi, dan fintech untuk membahas masa depan inklusi keuangan secara global terutama setelah pandemi. Harapannya, dengan inklusi keuangan dapat mendukung kestabilan ekonomi terutama setelah dihantam pandemi. Hingga kini, Bank BTN sebagai anggota WSBI telah melakukan berbagai inovasi untuk mendukung inklusi keuangan terutama melalui digital platform yang mudah diakses hingga kehadiran agen Batara di seluruh Indonesia.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo bersama Managing Director of World Savings and Retail Banking Institute (WSBI) Peter Simon berbincang usai membuka acara Asia Pacific Regional Group Meeting di Denpasar, Bali, Kamis (15/12). Acara tersebut menjadi ajang diskusi bank-bank tabungan di kawasan Asia Pasifik bersama para regulator, pemerintah, akademisi, dan fintech untuk membahas masa depan inklusi keuangan secara global terutama setelah pandemi. Harapannya, dengan inklusi keuangan dapat mendukung kestabilan ekonomi terutama setelah dihantam pandemi. Hingga kini, Bank BTN sebagai anggota WSBI telah melakukan berbagai inovasi untuk mendukung inklusi keuangan terutama melalui digital platform yang mudah diakses hingga kehadiran agen Batara di seluruh Indonesia.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo, Managing Director of World Savings and Retail Banking Institute (WSBI) Peter Simon, Kepala Bidang Pengadaan Barang dan Perekonomian Setda Bali I Ketut Adiarsa  dberbincang usai membuka acara Asia Pacific Regional Group Meeting di Denpasar, Bali, Kamis (15/12). Acara tersebut menjadi ajang diskusi bank-bank tabungan di kawasan Asia Pasifik bersama para regulator, pemerintah, akademisi, dan fintech untuk membahas masa depan inklusi keuangan secara global terutama setelah pandemi. Harapannya, dengan inklusi keuangan dapat mendukung kestabilan ekonomi terutama setelah dihantam pandemi. Hingga kini, Bank BTN sebagai anggota WSBI telah melakukan berbagai inovasi untuk mendukung inklusi keuangan terutama melalui digital platform yang mudah diakses hingga kehadiran agen Batara di seluruh Indonesia.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (kedua kiri), Managing Director of World Savings and Retail Banking Institute (WSBI) Peter Simon (kedua kanan), Kepala Bidang Pengadaan Barang dan Perekonomian Setda Bali I Ketut Adiarsa (kiri) dan SEVP of Government Savings Bank of Thailand Shantan Yoosiri (kanan) bersama memukul gong Bali untuk membuka acara Asia Pacific Regional Group Meeting di Denpasar, Bali, Kamis (15/12). Acara tersebut menjadi ajang diskusi bank-bank tabungan di kawasan Asia Pasifik bersama para regulator, pemerintah, akademisi, dan fintech untuk membahas masa depan inklusi keuangan secara global terutama setelah pandemi. Harapannya, dengan inklusi keuangan dapat mendukung kestabilan ekonomi terutama setelah dihantam pandemi. Hingga kini, Bank BTN sebagai anggota WSBI telah melakukan berbagai inovasi untuk mendukung inklusi keuangan terutama melalui digital platform yang mudah diakses hingga kehadiran agen Batara di seluruh Indonesia.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK

Artikel Terkait

Back to top button