BERITA

Pasca Erupsi Gunung Merapi, Operasional dan Sarfas Pertamina Berjalan Normal

Jakarta, Bumntrack.co.id – Pasca terjadinya erupsi gunung merapi pada Selasa (03/03) yang mengakibatkan Hujan Abu di beberapa wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV secara normal tetap mendistribusikan BBM dan LPG.

“Kemarin saat hujan abu, jarak pandang memang menjadi salah satu tantangan bagi kami dalam proses pengiriman BBM dan LPG, namun kami telah menghimbau para AMT (awak mobil tangki) untuk mengutamakan keselamatan seperti mengurangi kecepatan dan mengatur jarak aman,” kata Unit Manager Communication & CSR MOR IV PT. Pertamina (Persero) , Anna Yudhiastuti dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (5/3).

Terkait dengan pasokan bahan bakar pesawat terbang yaitu Avtur, dirinya mengatakan bandara yang terdampak hujan abu erupsi merapi yaitu Bandara Adi Sumarmo di Solo sempat ditutup selama beberapa saat, namun penyaluran dan stock Avtur dalam jumlah yang cukup. Saat ini kebutuhan rata-rata harian di wilayah bandara Adi Sumarmo adalah 50 KL/hari.

“Dikarenakan alasan keamanan, saat otoritas bandara melakukan penutupan bandara selama empat jam, aktivitas pengisian pun kami hentikan sehingga bila pada keadaan normal kami dapat melayani pengisian avtur sebanyak 12 pesawat setiap harinya, kemarin kami hanya melayani pengisan avtur 9 pesawat,” tambahnya.

Di tempat lain, yaitu Terminal BBM Boyolali dan Terminal BBM Rewulu juga terdampak hujan abu pasca erupsi merapi namun tidak mengganggu operasional. Kedua TBBM tersebut tetap melakukan penyaluran seperti biasa dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan para awak yang bertugas.

“Saat hujan abu turun, sekitar jam 9 hingga 3 sore, kami segera menghimbau para pekerja dan mitra kerja yang bertugas untuk menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi dari abu vulkanik gunung merapi,” pungkasnya.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close