Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Urai Kemacetan Jabodetabek, LRT Jabodebek Catat Tren Penumpang Positif
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melintas di Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Perjalanan menggunakan transportasi yang satu ini memang terlihat terus meningkat. Pasalnya rute yang ditempuh sudah sangat memadai bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran kota Jakarta maupun sekitarnya. Tak hanya itu, variasi harga yang diberikan pun cukup untuk menempuh perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Secara keseluruhan, rute LRT Jabodebek memiliki panjang sekitar 44 kilometer dan melintasi wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Bogor. Jalur ini terbagi menjadi dua lintasan utama, yakni Bekasi Line dan Cibubur Line, dengan total 18 stasiun aktif. Salah satu titik transit utama berada di Stasiun Cawang yang menjadi penghubung antarjalur. Sementara itu, Stasiun Halim juga menjadi lokasi strategis karena terintegrasi dengan layanan kereta cepat. Tercatat pada musim liburan 14-17 Mei 2026 terlihat lonjakan penumpang pengguna LRT Jabodebek. Data menunjukkan untuk stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melintas di Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Perjalanan menggunakan transportasi yang satu ini memang terlihat terus meningkat. Pasalnya rute yang ditempuh sudah sangat memadai bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran kota Jakarta maupun sekitarnya. Tak hanya itu, variasi harga yang diberikan pun cukup untuk menempuh perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Secara keseluruhan, rute LRT Jabodebek memiliki panjang sekitar 44 kilometer dan melintasi wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Bogor. Jalur ini terbagi menjadi dua lintasan utama, yakni Bekasi Line dan Cibubur Line, dengan total 18 stasiun aktif. Salah satu titik transit utama berada di Stasiun Cawang yang menjadi penghubung antarjalur. Sementara itu, Stasiun Halim juga menjadi lokasi strategis karena terintegrasi dengan layanan kereta cepat. Tercatat pada musim liburan 14-17 Mei 2026 terlihat lonjakan penumpang pengguna LRT Jabodebek. Data menunjukkan untuk stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melintas di Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Perjalanan menggunakan transportasi yang satu ini memang terlihat terus meningkat. Pasalnya rute yang ditempuh sudah sangat memadai bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran kota Jakarta maupun sekitarnya. Tak hanya itu, variasi harga yang diberikan pun cukup untuk menempuh perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Secara keseluruhan, rute LRT Jabodebek memiliki panjang sekitar 44 kilometer dan melintasi wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Bogor. Jalur ini terbagi menjadi dua lintasan utama, yakni Bekasi Line dan Cibubur Line, dengan total 18 stasiun aktif. Salah satu titik transit utama berada di Stasiun Cawang yang menjadi penghubung antarjalur. Sementara itu, Stasiun Halim juga menjadi lokasi strategis karena terintegrasi dengan layanan kereta cepat. Tercatat pada musim liburan 14-17 Mei 2026 terlihat lonjakan penumpang pengguna LRT Jabodebek. Data menunjukkan untuk stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Roni Mawardi
May 21, 2026
E-Magazine November - Desember 2024
Urai Kemacetan Jabodetabek, LRT Jabodebek Catat Tren Penumpang Positif
Roni Mawardi
May 21, 2026
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melintas di Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Perjalanan menggunakan transportasi yang satu ini memang terlihat terus meningkat. Pasalnya rute yang ditempuh sudah sangat memadai bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran kota Jakarta maupun sekitarnya. Tak hanya itu, variasi harga yang diberikan pun cukup untuk menempuh perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Secara keseluruhan, rute LRT Jabodebek memiliki panjang sekitar 44 kilometer dan melintasi wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Bogor. Jalur ini terbagi menjadi dua lintasan utama, yakni Bekasi Line dan Cibubur Line, dengan total 18 stasiun aktif. Salah satu titik transit utama berada di Stasiun Cawang yang menjadi penghubung antarjalur. Sementara itu, Stasiun Halim juga menjadi lokasi strategis karena terintegrasi dengan layanan kereta cepat. Tercatat pada musim liburan 14-17 Mei 2026 terlihat lonjakan penumpang pengguna LRT Jabodebek. Data menunjukkan untuk stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melintas di Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Perjalanan menggunakan transportasi yang satu ini memang terlihat terus meningkat. Pasalnya rute yang ditempuh sudah sangat memadai bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran kota Jakarta maupun sekitarnya. Tak hanya itu, variasi harga yang diberikan pun cukup untuk menempuh perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Secara keseluruhan, rute LRT Jabodebek memiliki panjang sekitar 44 kilometer dan melintasi wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Bogor. Jalur ini terbagi menjadi dua lintasan utama, yakni Bekasi Line dan Cibubur Line, dengan total 18 stasiun aktif. Salah satu titik transit utama berada di Stasiun Cawang yang menjadi penghubung antarjalur. Sementara itu, Stasiun Halim juga menjadi lokasi strategis karena terintegrasi dengan layanan kereta cepat. Tercatat pada musim liburan 14-17 Mei 2026 terlihat lonjakan penumpang pengguna LRT Jabodebek. Data menunjukkan untuk stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melintas di Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026). Perjalanan menggunakan transportasi yang satu ini memang terlihat terus meningkat. Pasalnya rute yang ditempuh sudah sangat memadai bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran kota Jakarta maupun sekitarnya. Tak hanya itu, variasi harga yang diberikan pun cukup untuk menempuh perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Secara keseluruhan, rute LRT Jabodebek memiliki panjang sekitar 44 kilometer dan melintasi wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Bogor. Jalur ini terbagi menjadi dua lintasan utama, yakni Bekasi Line dan Cibubur Line, dengan total 18 stasiun aktif. Salah satu titik transit utama berada di Stasiun Cawang yang menjadi penghubung antarjalur. Sementara itu, Stasiun Halim juga menjadi lokasi strategis karena terintegrasi dengan layanan kereta cepat. Tercatat pada musim liburan 14-17 Mei 2026 terlihat lonjakan penumpang pengguna LRT Jabodebek. Data menunjukkan untuk stasiun dengan jumlah pengguna naik tertinggi yaitu Stasiun Harjamukti sebanyak 2.055 pengguna LRT Jabodebek, kemudian Stasiun Jati Mulya dengan 1.242 pengguna, serta Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko dengan masing-masing 1.203 pengguna. Tingginya mobilitas tersebut menunjukkan meningkatnya pemanfaatan transportasi publik oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas selama libur panjang.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Galeri Foto
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru
Urai Kemacetan Jabodetabek, LRT Jabodebek Catat Tren Penumpang Positif
BTN Dukung Gagasan Swasembada Papan 2045
Rapat Umum Pemegang Saham XLSMART 2026
Presiden Prabowo Sampaikan KEM dan PPKF Pada Rapat Paripurna DPR
Isu Pembentukan Badan Ekspor Komoditas Tekan IHSG ke Level 6.370
Kinerja Bank BSN Melambung di Awal 2026
Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Alutsista untuk Tingkatkan Pertahanan Nasional.
Sah! Kementerian P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman dari Hulu ke Hilir